Wakil AS tolak seruan Venezuela bagi dialog

Jenewa, Swiss, (ANTARA News) – Wakil tetap AS untuk Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa, Swiss, pada Rabu (27/2) menampik seruan menteri luar negeri Venezuela bagi suatu dialog.

“Presiden (AS Donald) Trump mempersiapkan diri untuk bertemu dengan presiden Venezuela yang sah, yaitu (Juan) Guaido,” kata Robert Wood, saat berbicara dalam satu taklimat.

Wood mengeluarkan serangkaian tuduhan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan mengatakan presiden yang sah negeri itu adalah pemimpin oposisi Guaido.

Ia berkilah bahwa Maduro akan dimintai pertanggung-jawaban jika sesuatu terjadi pada Guaido, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis dini hari. Ia menambahkan Washington memandang Pemerintah Maduro sebagai tak bisa diterima dan AS takkan mengakuinya.

Pada Rabu pagi, Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza, yang merujuk kepada presiden AS dan Venezuela, mengatakan, “Mengapa mereka tak bisa bertemu sehingga mereka bisa berusaha menemukan dasar yang sama dan menghilangkan perbedaan.”

Guaido mengumumkan dirinya sebagai Penjabat Presiden pada 23 Januari sampai pemilihan umum baru diselenggarakan, dan diakui oleh Amerika Serikat, Australia, Kanada, Kolombia, Peru, Ekuador, Paraguay, Brazil, Chile, Panama, Argentina, dan Kosta Rika. Parlemen Eropa melakukan satu langkah di jalur yang sama.

Turki, Rusia, Iran, Kuba, China dan Bolivia kembali menyampaikan dukungan buat Maduro, yang berikrar akan memutuskan semua hubungan diplomatik dan politik dengan AS.

Ketika berbicara mengenai situasi di Asia Selatan, Wood mengatakan Washington khawatir mengenai ketegangan yang meningkat antara India dan Pakistan dan secara seksama memantau situasi tersebut.

“Mereka tidak berada dalam kondisi perang saat ini. Mereka memiliki hubungan yang sulit. Yang penting ialah berusaha mengurangi ketegangan. Itu lah yang semua negara di wilayah tersebut dan kita semua akan berusaha lakukan,” katanya.

Pakistan dan India pada Rabu mengklaim mereka telah menembak-jatuh masing-masing pesawat di sepanjang perbatasan sebagai akibat dari pemboman mematikan yang menewaskan lebih dari 40 prajurit India pada awal Februari.

India menyalahkan Pakistan atas serangan itu, tuduhan yang dibantah oleh Islamabad.

 Penyunting: Chaidar Abdullah/Maria D. Andriana
Baca juga: Bantuan bagi Venezuela tiba lagi dari AS
Baca juga: Vokalis Pink Floyd kecam konser “100 juta dolar” di perbatasan Venezuela
Baca juga: Fasilitasi dialog Venezuela, Rusia ingatkan AS untuk tidak ikut campur

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu: Indonesia mitra demokrasi, pembangunan, keadilan sosial

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada pertemuan Tingkat Tinggi Sidang Dewan HAM PBB Sesi ke-40 menyampaikan komitmen Indonesia sebagai mitra terpercaya bagi demokrasi, pembangunan, dan keadilan sosial.

Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri

“Indonesia adalah mitra terpercaya bagi demokrasi, pembangunan, dan keadilan sosial,” ujar Menlu Retno saat menyampaikan pernyataan Indonesia sekaligus meluncurkan pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022 di Markas PBB di Jenewa, Swiss.

Dalam pernyataannya, Menlu RI menyampaikan bahwa situasi HAM dunia saat ini menghadapi tantangan besar. Berbagai konflik dan ketidakstabilan telah meningkatkan aksi pelanggaran HAM.

Menlu Retno juga menyoroti bahwa kepentingan politik sesaat di berbagai pelosok dunia telah mengurangi nilai-nilai toleransi, rasa hormat, dan inklusivitas di masyarakat, yang merupakan nilai-nilai penting HAM.

Untuk itu, menurut Menlu RI, dalam menghadapi situasi HAM dunia seperti saat ini, tidak ada pilihan, selain semua negara berkontribusi untuk membuat situasi HAM global lebih baik. 

Terkait hal itu, Indonesia pun mencalonkan diri untuk menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022, yang pemilihannya akan dilakukan pada November 2019.

“Sebagai salah satu negara yang menjadi anggota pendiri (founding member) Dewan HAM PBB, Indonesia akan aktif berkontribusi memajukan HAM, memberikan semangat baru, sinergi, dan energi dalam pemajuan HAM global,” tutur Menlu Retno.

Menlu RI juga menegaskan tidak ada negara yang tidak memiliki catatan HAM. Namun demikian, hal itu tidak boleh menjadi halangan untuk terus memajukan HAM. Oleh karena itu, Menlu RI menyampaikan komitmen tinggi dan berbagai langkah Indonesia untuk terus memajukan perlindungan HAM di tingkat nasional.

Di sela-sela Sesi ke-40 Sidang Dewan HAM, Menlu RI juga melakukan serangkaian pertemuan bilateral dalam rangka memperoleh dukungan pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022. 

Menlu Retno melakukan pertemuan bilateral, antara lain dengan Deputi Perdana Menteri Equatorial Guinea, serta Menlu Australia, Georgia, Czech Republic, Norway, Myanmar, Polandia, Islandia, Azerbaijan, Maladewa, Belgia dan Swedia. Menlu RI juga bertemu dengan, Menteri Pembangunan Irlandia, dan Deputi Menlu Makedonia Utara. 

Indonesia merupakan salah satu anggota pendiri Dewan HAM PBB, dan sebelumnya telah empat kali menjadi anggota Dewan HAM untuk periode 2006-2007, 2007-2010, 2012-2014 dan 2015-2017. 

Dewan HAM memiliki 47 anggota yang dipilih oleh Majelis Umum PBB dan bersidang sedikitnya tiga kali dalam setahun. Terdapat lima kandidat dari kelompok Asia Pasifik, yaitu Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Marshall Island dan Iran, yang akan memperebutkan empat kursi. 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KBRI pulangkan jenazah ABK Indonesia dari Uruguay

Jakarta (ANTARA News) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Buenos Aires membantu memulangkan dari Montevideo, Uruguay, jenazah anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang meninggal saat melaut di perairan Atlantik Selatan.

Jenazah dipulangkan pada 27 Februari 2019 dari Montevideo dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada 2 Maret 2019, menurut keterangan tertulis dari KBRI Buenos Aires yang diterima di Jakarta, Rabu.

Setelah itu, jenazah ABK Indonesia itu akan diserahkan kepada keluarga di Ambon, Maluku, oleh PT Bahari Kru Manajemen sebagai pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS).

“Zais, nama ABK WNI yang meninggal, diduga memiliki gangguan paru-paru saat bekerja. Ia menderita penyakit acute pulmonary edema (cairan dalam paru-paru) yang menyebabkan masalah pada jantung,” kata Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Buenos Aires, Emil Dewantara.

Emil menyebutkan bahwa Zais meninggal pada 16 Januari 2019 karena keadaannya semakin memburuk. Kapal berbendera China “Ouya 17”, tempat almarhum Zais bekerja, kemudian berlayar ke Montevideo untuk proses pemulangan jenazah. 

Konsul Kehormatan RI di Montevideo, Nicholas Potrie bersama beberapa ABK WNI lainnya berada di pelabuhan dan menyaksikan pemindahan jenazah dari kapal ke ambulans.

KBRI Buenos Aires selanjutnya melakukan identifikasi jenazah dan berkoordinasi dengan semua pihak termasuk Konsul Kehormatan RI di Uruguay, Agen Maritim di Montevideo dan otoritas Uruguay untuk memulangkan jenazah Zais ke tanah air. Awalnya pihak Agen akan melakukan kremasi jenazah di Uruguay, tetapi dapat dicegah oleh KBRI Buenos Aires.

“KBRI sesuai dengan kewenangannya akan pastikan hak-hak WNI terlindungi, termasuk memberikan bantuan  kekonsuleran seperti pemulangan jenazah ABK yang meninggal saat bertugas di luar negeri,” ujar Duta Besar RI di Buenos Aires Niniek Kun Naryatie. 
 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masyarakat Amerika bermain angklung di Indonesia “Cultural Night 2019”

Jakarta (ANTARA News) – Masyarakat Amerika Serikat turut memainkan angklung dalam Indonesia Cultural Night 2019, acara malam budaya yang diselenggarakan oleh Persatuan Mahasiswa Indonesia Amerika Serikat (Permias) Oregon State University (OSU) pada 23 Februari, di Corvallis, Oregon.

Acara yang dihadiri 300 pengunjung ini ditujukan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di AS. Dalam hal ini, pelajar Indonesia yang sedang menjalani studi di AS turut berperan penting dalam mendukung upaya diplomasi budaya kepada masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas Konsul Jenderal KJRI San Francisco Hanggiro Setiabudi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, menyampaikan bahwa Indonesia dan AS sama-sama memiliki keragaman dan berprinsip sama, yaitu unity in diversity, Bhinneka Tunggal Ika bagi Indonesia dan E Pluribus Unum bagi AS. 

“Tahun ini juga menandai hubungan diplomatik RI-AS yang ke-70 tahun dan perbedaan serta keragaman budaya perlu dirayakan. Melalui acara ini, Indonesia berharap untuk dapat terus memperkuat kerja sama dengan AS,” kata Hanggiro.

Menurut Presiden Permias OSU Jonathan Tikando, masyarakat Amerika memiliki ketertarikan terhadap angklung. 

Karena itu, acara Indonesia Cultural Night 2019 kali ini dikemas secara interaktif dengan permainan angklung bersama untuk menunjukkan keragaman budaya Indonesia sekaligus merefleksikan prinsip Indonesia Bhinneka Tunggal Ika.

Acara Indonesia Cultural Night tahun ini menampilkan pentas drama, beberapa tari tradisional Indonesia seperti tari Jaipong, tari Bali, dan tari Papua. Para pengunjung juga diajak untuk bermain angklung bersama yang diiringi oleh mahasiswa Indonesia di OSU.

Beberapa komunitas seni budaya Indonesia di Oregon seperti Indonesian Performing Arts of Oregon, Gamelan Sari Pandhawa, dan Pelajar Provinsi Papua yang studi di universitas lain di Oregon turut mendukung pelaksanaan acara ini. ***3***

Baca juga: Puan Maharani mengapresiasi Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja

Baca juga: Kemarin, Marquez bergoyang diiringi angklung hingga Indonesia promosi wisata di Thailand

Baca juga: Denpasar usulkan tradisi ngaro, sate renteng, dua tarian jadi warisan budaya

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kanada minta negara lain perluas sanksi terhadap Venezuela

Ottawa (ANTARA News) – Kanada bersama mitra-mitranya sedang membahas sanksi tambahan terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang mendapat tekanan agar mundur dari jabatannya, kata Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland, Senin (25/2).

“Kami telah menempatkan banyak pemimpin senior di rezim Maduro ke daftar sanksi kami. Kami dan mitra kini sedang membahas daftar sanksi yang dapat diperluas agar memberikan efek jera,” kata dia kepada para wartawan.

Freelend, yang berbicara melalui telekonferensi setelah pertemuan blok Kelompok Lima di Bogota untuk membahas krisis Venezuela, tidak memberikan informasi secara rinci.

Amerika Serikat membidik pemerintah Venezuela dengan sanksi baru dan meminta negara-negara sekutu untuk membekukan aset perusahaan minyak milik negara Venezuela PDVSA. Langkah itu diambil setelah kekerasan mematikan menghadang bantuan kemanusiaan masuk ke Venezuela selama akhir pekan.

“Sayangnya, ada sinyal yang meresahkan bahwa rezim tidak sah Maduro menjadi semakin putus asa dan masih bersikukuh. Hal tersebut dibuktikan dengan penggunaan kekuasan yang mematikan terhadap rakyatnya sendiri,” kata Freeland. Ia menegaskan bahwa Kelompok Lima tidak mendukung penggunaan tindakan militer untuk mengakhiri krisis Venezuela.

Ditanya apa yang dapat dicapai oleh Kelompok Lima, mengingat Maduro bersikeras akan terus berkuasa, Freeland mengatakan sedang meningkatkan jumlah negara yang mendukung pengakuan pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, sebagai presiden sementara.

 Baca juga: Rusia tuding AS berencana persenjatai oposisi di Venezuela

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Tia Mutiasari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Setelah ditahan tiga hari, penyanyi R Kelly dibebaskan

PEOPLE-RKELLY/

Penyanyi R&B R. Kelly (kanan) dan pengacaranya Steve Greenberg meninggalkan penjara Cook County di Chicago, Illinois, Selasa (26/2/2019). R. Kelly dibebaskan dengan membayar denda, setelah ditahan tiga hari karena bersalah atas kasus pelecehan seksual. ANTARA FOTO/Reuters/Kamil Krzaczynski/pras.

Trump calonkan dubes AS untuk Kanada sebagai utusan di PBB

Washington, (ANTARA News) – Presiden Donald Trump pada Jumat mengatakan mencalonkan Kelly Craft, yang saat ini sebagai duta besar AS untuk Kanada, sebagai utusannya di PBB.

Craft, salah satu pendonor terbesar dari partai Republik yang berasal dari Kentucky, muncul pekan ini sebagai pesaing berat untuk posisi tersebut berdasarkan rekomendasi Pemimpin Senat Mitch McConnell, yang juga berasal dari Kentucky.

Tidak diketahui pasti apakah Craft akan memegang jabatan setingkat Kabinet, seperti yang dilakukan duta besar sebelumnya Nikki Haley.

Bagaimanapun juga, dia perlu ditetapkan oleh Senat AS, demikian kantor berita Reuters.

“Kelly telah melakukan tugas luar biasa yang mewakili Negara kita dan saya tidak meragukan itu. Di bawah kepemimpinannya, Negara kita terwakili di tingkat tertinggi,” cuit Trump di akun Twitter untuk mengumumkan keputusannya.

Penyunting: Asri Mayang Sari/Maria D. Andriana 
Baca juga: Calon dubes untuk PBB usulan Trump mundur dari pengajuan 
Baca juga: Trump akan calonkan jubir Deplu jadi Dubes di PBB
Baca juga: Trump pertimbangkan Dina Powell sebagai dubes baru AS di PBB

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rusia tuding AS berencana persenjatai oposisi di Venezuela

Moskow (ANTARA News) – Kementerian Luar Negeri Rusia pada Jumat menuding Amerika Serikat dan para sekutunya dari NATO membahas bagaimana mempersenjatai oposisi di Venezuela dan menuduh Washington mengerahkan pasukan khusus dan peralatan dekat negara Amerika Selatan itu.

Moskow mengutip informasi tak spesifik untuk mendukung pendapatnya mengenai rencana-rencana mempersenjatai oposisi, tapi tidak mengatakan apa informasi itu atau menunjukkannya.

Wanita juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova, mengatakan konvoi bantuan kemanusiaan AS untuk Venezuela dapat memicu bentrokan-bentrokan dan menciptakan dalih untuk melengserkan Presiden Nicolas Maduro, sekutu kuat Rusia, demikian Reuters melaporkan.

Venezuela yang sedang dalam pergolakan politik mendapat dukungan dari Rusia, China dan beberapa negara lain. AS dan sejumlah negara Barat menyokong lawan-lawan politik Presiden Maduro.

Baca juga: Fasilitasi dialog Venezuela, Rusia ingatkan AS untuk tidak ikut campur

Baca juga: Kedatangan pesawat Rusia di Venezuela jadi perbincangan

Sementara itu kantor berita Interfax melaporkan pada Jumat, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez akan mengunjungi Moskow segera.

Kantor berita itu mengutip keterangan wakil menteri luar negeri Venezuela.

Sebelumnya Interfax melaporkan bahwa menteri industri Venezuela, yang sedang berada di Moskow, akan bertemu wakil Menlu Rusia Yuri Borisov pada Jumat.

Redaktur: Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo landa kawasan perbatasan Peru-Ekuador

Quito/Lima,(ANTARA News) – Gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo melanda kawasan perbatasan Peru-Ekuador Jumat pagi waktu setempat, kata Survei Geologi Amerika Serikat.

Gempa tersebut menimbulkan getaran yang kata presiden Ekuador terasa di seluruh negara itu.

Pusat gempa berada di kawasan jarang penduduk 224 km sebelah tenggara Ambato, Ekuador, dengan kedalaman 132 km. Laporan awal USGS menyebutkan gempa bumi, terjadi pukul 5:17 pagi waktu setempat dengan kekuatan 7,7 magnitudo.

Menurut Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, gempa tidak menimbulkan risiko tsunami.

Presiden Ekuador Lenin Moreno mengatakan di Twitter, laporan-laporan awal “tidak mengindikasikan kerusakan besar,” kendati dia menambahkan bahwa tim tanggap darurat provinsi telah diaktifkan dan gempa telah dirasakan di seluruh negeri itu.

Seorang warga di Cuenca, Ekuador, 253 km dari pusat gempa melukiskan gempa itu sangat kuat, sementara seorang warga kedua di sana melaporkan dia merasakan guncangan selama 30 detik, menurut laman Pusat Seismologi Eropa-Mediterania di lamannya.

Gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo melanda pesisir selatan Peru pada Januari 2018, menewaskan satu orang, melukai sejumlah lagi dan menyebabkan jalan-jalan dan rumah-rumah ambruk.

Gempa berkekuatan 7,8 magnitudo di Ekuador menewaskan sekitar 700 orang tahun 2016.

Penyunting: M. Anthoni/Maria D. Andriana
Baca juga: Dua tewas, 17 hilang setelah gempa kuat guncang Peru
Baca juga: Peru akan umumkan darurat di wilayah yang diguncang gempa

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

AS tangkap petugas penjaga pantai yang rencanakan serangan massal

Washington (ANTARA News) – Pihak berwenang Amerika Serikat telah menangkap seorang letnan petugas penjaga pantai yang menggambarkan diri sendiri sebagai nasionalis putih yang menimbun senjata untuk membunuh “orang-orang tidak bersalah dalam skala yang jarang terlihat” di negeri tersebut, menurut dokumen pengadlan.

Christopher Paul Hasson, yang ditugaskan di kantor pusat Penjaga Pantai di Washington dan tinggal di pinggiran Maryland, telah membuat daftar mereka yang dianggap layak sebagai sasaran, termasuk anggota legislatif Nancy Pelosi dan pembawa acara TV MSNBC Joe Scarborough, menurut dokumen penuntut umum.

Penuntut umum menyebut Hasson sebagai “teroris dalam negeri” yang ditangkap pada Jumat lalu dengan dakwaan terkait senjata dan obat-obatan terlarang, demikian Reuters melaporkan.

Dalam rancangan surat elektronik pada Juni 2017, menurut mereka, Hasson menulis : “Saya sedang memimpikan cara untuk membunuh hampir semua hingga orang terakhir di bumi. Suatu wabah saya kira yang paling berhasil tapi bagaimana caranya saya bisa memperflu spanyol, bakteri botulis, antraks, sekarang belum tahu tetapi suatu saat akan menemukannya.”

Baca juga: Penembakan sinagoga di Pittsburgh tewaskan delapan orang

Suatu dengar pendapat untuk langkah penahanan untuk menunda peradilannya direncanakan pada Kamis.

Dalam suatu pernyataan, Penjaga Pantai membenarkan bahwa seorang petugas mereka yang masih aktif berdinas telah ditangkap.

“Berhubung ini adalah penyelidikan terbuka, Penjaga Pantai saat ini belum memiliki perincian lebih lanjut,” demikian disebutkan.

Kantor Pembela umum Federal di Maryland belum menanggapi pertanyaan mengenai hal ini.

Penuntut umum mengatakan petugas menemukan 15 senjata api dan lebih dari 1.000 amunisi di rumah Hasson di Silver Spring, Maryland.

Mereka mengatakan pada 2017 Hasson secara tetap mempelajari manifesto Anders Behring Brevik, seorang ekstrimis kanan-jauh Norwegia yang pada Juli 2011 membunuh delapan orang di jantung kota Oslo dengan bom mobil lalu menembak mati 68 orang kebanyakan pelajar, di perkemahan Partai Buruh.

Redaktur: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gelombang eksodus warga Venezuela ke Kolombia

Seorang warga Venezuela beristirahat setelah mendapat makan siang gratis di tempat penampungan imigran “Divina Providencia” di Cucuta, perbatasan Kolombia-Venezuela, Kamis (20/2/2019). kibat krisis politik dan ekonomi berkepanjangan, terjadi eksodus warga Venezuela menuju negara tetangganya seperti Brazil, Kolombia, Peru dan Chili. ANTARA FOTO/REUTERS/Edgard Garrido/pras.

Persiapan akhir awak International Space Station

Tiga orang awak International Space Station (ISS), Aleksey Ovchinin asal Rusia (tengah), Nick Hague asal Amerika Serikat (kanan) yang terpaksa membatalkan misinya pada 11 Oktober 2018 beserta Christina Koch asal Amerika Serikat (kiri) berpose saat mengikuti latihan kualifikasi akhir untuk misi luar angkasa mendatang di Star City dekat Kota Moskow, Rusia, Rabu (20/2/2019). ANTARA FOTO/Reuters/Maxim Shemetov/wsj.

Brazil akan kirimkan bantuan ke Venezuela bersama AS

Brasilia (ANTARA News) – Brazil akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke perbatasan Venezuela pada 23 Februari.

Pengiriman itu akan dilakukan bersama-sama dengan Amerika Serikat atas permintaan tokoh oposisi Venezuela Juan Guaido, kata juru bicara kepresidenan Brazil Jenderal Otavio Rego Barros, Selasa (19/2).

Bantuan akan dikirimkan dari kota Brazil di utara, Boa Vista, melintasi perbatasan dan diangkut dengan sejumlah truk, yang dikemudikan kalangan warga negara Venezuela yang diatur Guaido, kata Jubir dalam acara jumpa pers.

Baca juga: Vokalis Pink Floyd kecam konser “100 juta dolar” di perbatasan Venezuela
Baca juga: Legislator Uni Eropa ditolak masuk ke Venezuela
Baca juga: Bantuan bagi Venezuela tiba lagi dari AS

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Tia Mutiasari/Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petani pemimpin penentangan Presiden Nikaragua dipenjara 216 tahun

Managua (ANTARA News) – Petani yang membantu memimpin aksi protes terhadap Presiden Nikaragua Daniel Ortega tahun lalu pada Senin (18/2) divonis 216 tahun penjara.

Hukuman itu dijatuhkan beberapa hari setelah para pemimpin bisnis meminta pemerintah membebaskan tahanan, yang dianggap sebagai tahanan politik.

Hakim memvonis Medardo Mairena setelah petani itu dinyatakan bersalah pada Desember lalu terkait terorisme, pembunuhan dan kejahatan terorganisasi. Tuduhan tersebut dibantah oleh Medardo.

Sebelum ditahan pada Juli lalu, Medardo merupakan anggota oposisi yang berpartisipasi dalam dialog dengan pemerintah. Dialog itu pun tidak membuahkan hasil.

Lebih dari 320 orang tewas dalam aksi protes terhadap Ortega tahun lalu, setelah pendukung pemerintah dan polisi menembaki kerumunan massa. Sejak saat itu, aksi turun ke jalan meruncing dan pemerintah menekan media oposisi dan sejumlah organisasi yang dianggap mendukung aksi protes tersebut.

Selama akhir pekan, pemerintah dan kelompok pengusaha menggelar pertemuan guna memulai kembali pembicaraan untuk mengakhiri krisis yang menghancurkan perekonomian negara Amerika Tengah itu.

Kelompok pengusaha meminta pembebasan lebih dari 600 orang yang mereka anggap sebagai tahanan politik.

Mairena merupakan pemimpin gerakan yang menentang proyek pembangunan terusan yang didukung China. Terusan tersebut nantinya akan menghubungkan laut pasifik dan Atlantik, yang menyaingi Kanal Panama.

Meski mendapat vonis tersebut, konstitusi negara tidak membolehkan warga Nikaragua dipenjara lebih dari 30 tahun.

“Ini adalah vonis yang berlebihan, konyol dan bermuatan politik,” kata pengacara Mairena, Julio Montenegro, saat konferensi pers. “Kami akan mengajukan banding … dan mendatangi mahkamah internasional.”

Hakim Edgard Altamirano memutuskan bahwa Mairena merupakan dalang dari tewasnya lima polisi selama protes di kotamadya selatan Nikaragua dan penculikan dua petugas lainnya.

Sejumlah organisasi termasuk Perseriatan Bangsa-bangsa, mengkritik “penggunaan kekuatan berlebihan” untuk mengendalikan protes dan menyalahkan pemerintahan Ortega atas sebagian besar kematian. Mantan gerilyawan sayap kiri tersebut mengatakan dirinya merupakan korban upaya kudeta.

Baca juga: Paus serukan penghentian kekerasan di Nikaragua

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Legislator Uni Eropa ditolak masuk ke Venezuela

Karakas (ANTARA News) – Venezuela, Minggu (17/2), menolak masuk sekelompok anggota Parlemen Eropa atas kecurigaan bahwa mereka akan membawa motif persengkongkolan di tengah gejolak politik di negara itu.

Parlemen Eropa bulan lalu bergabung dengan sejumlah negara Barat dalam mengakui pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai kepala negara sementara Venezuela setelah Presiden Nicolas Maduro tahun lalu menang dalam pemilihan, yang menuai banyak kritik.

Empat anggota parlemen dari Partai Rakyat Eropa (EPP) beraliran tengah-kanan berangkat ke Venezuela untuk bertemu dengan Guaido, kata salah seorang dari mereka dalam video yang disebarkan melalui media sosial.

“Mereka menahan paspor kami, mereka belum memberi tahu alasan pengusiran terhadap kami ini,” kata Esteban Gonzalez Pons.

Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan di akun Twitter-nya bahwa para anggota parlemen tersebut sudah diperingatkan, beberapa hari lalu, bahwa mereka tidak akan diizinkan masuk ke negara Amerika Selatan itu.

Venezuela “tidak akan mengizinkan kalangan garis keras sayap kanan Eropa mengganggu kedamaian dan stabilitas negara dengan tindakanya yang kasar dan mencampuri urusan (dalam negeri Venezuela, red),” tulis Arreaza.

Maduro menghadapi peningkatan tekanan di dalam dan luar negeri untuk mengundurkan diri agar Guaido bisa memimpin pemerintahan sementara guna mengatur penyelenggaraan pemilihan.

Maduro, yang mendapat dukungan dari Rusia dan China, mengatakan ia adalah korban kudeta.

Baca juga: Bantuan bagi Venezuela tiba lagi dari AS
Baca juga: Moskow: bantuan AS buat Venezuela kemungkinan penggunaan kekuatan

Sumber: Reuters
Penyunting: Tia Mutiasari/Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google gelontorkan Rp183 triliun bangun pusat dan dan perkantoran di AS

New York, (ANTARA News) – Perusahaan yang menaungi Google, Alphabet Inc, Rabu, mengatakan pihaknya akan menggelontorkan lebih dari 13 miliar dolar AS (sekiar Rp183 triliun) untuk pembangunan pusat data dan perkantoran di Amerika Serikat (AS) tahun ini.

“Investasi baru ini akan memberi kami kemampuan untuk merekrut pulun ribu karyawan, dan memungkinkan penciptaan lebih dari 10.000 lapangan kerja baru di sektor konstruksi di Nebraska Nevada, Ohio, Texas, Oklahoma, South Carolina, dan Virginia,” tulis CEO Google Sundar Pichai di laman blog yang dikutip Reuters.

Tulisan tersebut bisa dilihat di https://www.blog.google/inside-google/company-announcements/investing-13-billion-2019 post.

Dengan investasi baru tersebut Google kini akan memiliki fasilitas di 24 dari 50 negara bagian di AS, menurut kantor berita Reuters.

Google akan terus memperluas kehadirannya di Chicago dan Washington. Tenaga kerja perusahaan juga akan bertambah dua kali lipat di Virginia dan Georgia, tulisnya di blog itu.

Pihak Google mengatakan mereka telah merekrut lebih dari 10.000 karyawan di AS dan telah melakukan investasi senilai 9 miliar dolar AS (sekitar Rp126,7 triliun) tahun lalu.

Untuk kuartal keempat, Google telah melaporkan beban dan pengeluaran sebesar 31,07 miliar dolar AS (sekitar Rp437,5 triliun), naik 26 persen dari tahun sebelumnya.

Belanja modal juga naik 64 persen menjadi 7,08 miliar dolar AS (sekitar Rp99,7 triliun).

Tahun lalu, Reuters melaporkan bahwa Amazon.com menjajaki alternatif untuk memindahkan sebagian kantor pusatnya yang baru di New York, berjaga-jaga jika proses pembangunannya gagal akibat penentangan warga setempat.

Google juga mengalami hambatan dalam perluasan fasilitas mereka di San Jose dekat kantor pusatnya di Mountain View. Meskipun demikian, perusahaan itu tidak mendapatkan penentangan berarti dari warga setempat.

Penyunting: I Wayan Yoga

Baca juga: Google membarui klik kanan di GmailBaca juga: Google membarui klik kanan di Gmail
Baca juga: Google bakal hapus aplikasi yang minta akses ke SMS dan telepon
Baca juga: Hakim tolak gugatan versus Google atas perangkat lunak pengenal wajah

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bantuan bagi Venezuela tiba lagi dari AS

Cucuta, Kolombia (ANTARA News) – Satu pesawat angkut militer Amerika Serikat yang membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Venezuela mendarat pada Sabtu (16/2) di Cucuta, kota di perbatasan Kolombia.

Di kota itu, makanan dan obat-obatan akan ditampung sebelum dibagikan di tengah ketakpastian mengenai bagaimana dan di mana bantuan akan didistribusikan.

Kedatangan pesawat itu akan menjadi pengiriman bantuan kedua dan dalam jumlah besar dari AS dan internasional bagi rakyat Venezuela, yang mengalami kekurangan makanan dan obat-obatan, sejak pemimpin oposisi Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara menentang Presiden Nicolas Maduro.

Guaido, yang menyatakan terpilihnya kembali Maduro tahun 2018 sebagai peristiwa memalukan dan memohon agar ketentuan konstitusional dibuat agar ia dapat mendeklarasikan dirinya pemimpin negara itu bulan lalu, mengatakan bantuan akan memasuki Venezuela pada 23 Februari.

Tetapi masih belum jelas apakah Maduro, yang telah menyebut bantuan itu sebagai pertunjukan yang disutradai AS serta membantah terjadi krisis, akan mengizinkan pasokan-pasokan melintas masuk ke Venezuela.

Ketika berbicara di Karakas kepada para pendukung yang dengan sukarela membantu usaha bantuan itu, Guaido mengatakan dia akan mengumumkan rincian pada Senin mengenai bagaimana ia berencana mendapatkan bantuan untuk negerinya dari Kolombia, Brazil dan Curacao kendati ada penentangan dari Maduro.

“Kami akan mengatur diri kami ke dalam brigade-brigade,” kata Guaido, menyerukan militer mengizinkan bantuan masuk. “Pesan yang kami sampaikan ke angkatan bersenjata ialah bahwa mereka punya waktu satu minggu untuk melakukan hal baik. Akankah Anda berada di sisi keluarga Anda dan rakyat Anda atau perebut yang selalu berbohong?”

Jutaan orang Venezuela akan pergi ke perbatasan untuk mengawal bantuan yang tiba, kata Lester Toledo, wakil Guaido, dalam jumpa pers di Cucuta.

“Kita punya tujuh hari untuk mewujudkannya,” ujar Toledo. “Kita akan punya ratusan ribu, jutaan orang Venezuela yang ikut serta membantu sesuai dengan seruan Presiden Juan Guaido, yang kami telah minta pergi ke perbatasan berpakaian putih sebagai tanda perdamaian.”

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa bantuan yang dikirim pada Sabtu berjumlah lebih 200 ton. Tetapi, wakil dari kedutaan besar AS mengatakan mereka tidak memiliki cacatan angka terkait kiriman itu. Toledo mengatakan tiga pesawat akan tiba.

Sebagian besar negara Barat dan banyak negara tetangga Venezuela telah mengakui Guaido sebagai kepala negara yang sah, sementara Maduro mendapat dukungan dari Rusia dan China serta mengendalikan institusi-institusi negara Venezuela, termasuk militer.

Baca juga: Wakil oposisi: Brazil akan dirikan pusat bantuan untuk Venezuela
Baca juga: Fasilitasi dialog Venezuela, Rusia ingatkan AS untuk tidak ikut campur

Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trump desak Eropa “ambil” ratusan petempur IS yang tertangkap

Washington (ANTARA News)  – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Sabtu (16/2), AS meminta para sekutunya di Eropa untuk “mengambil lebih 800” petempur IS yang tertangkap di Suriah dan mengadili mereka.

“Kekhalifahan sudah sebentar lagi tumbang,” kata dia dalam cuitan di Twitter. “Alternatifnya bukanlah yang baik karena kita akan dipaksa untuk membebaskan mereka…”

Para petempur dukungan AS di Suriah tak lama lagi akan menguasai kantong kecil dan terakhir yang dikuasai IS di Eufrat, kata komandan tempur pada Sabtu. Dengan demikian, kekhalifahan yang dideklarasikannya sendiri berada di tepi kekalahan total.

Menurut laporan Reuters sebelumnya, pasukan Demokratik Suriah (SDF) dukungan AS akan merebut kantong kecil itu di bagian timur Suriah “dalam waktu singkat,” kata Jiya Furat, komandan tempur pada Sabtu (16/2).

Menurut dia, SDF sudah mengepung para milisi IS di Desa Baghouz, dan menyerangnya dari semua sisi.

Dengan bantuan serangan-serangan udara AS dan pasukan khusus, SDF, yang dipimpin milisi YPG Kurdi, bergerak ke kantong yang terletak di timur Sungai Eufrat dekat perbatasan Irak.

“Desa itu diserang pasukan kami … tetapi ribuan warga sipil masih terperangkap di sana sebagai tameng manusia,” kata dia.

Baca juga: Beda pendapat dengan Trump, Merkel sebut ISIS belum dikalahkan
Baca juga: Pelaku teror New York ikuti persis rencana teror ISIS

Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Calon dubes untuk PBB usulan Trump mundur dari pengajuan

Washington (ANTARA News) – Calon Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB usulan Presiden Donald Trump, Heather Nauert, mundur dari pengajuan karena alasan keluarga, menurut pernyataan yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri, Sabtu (16/2).

“Dua bulan terakhir menjadi masa-masa yang melelahkan bagi keluarga saya dan karena itu demi kebaikan keluarga saya, saya memutuskan mundur dari pengajuan,” kata Nauert dalam pernyataan itu.

Nauert sebelumnya bertugas sebagai juru bicara Departemen Luar Negeri, demikian Reuters melaporkan.

Trump mengajukan Nauert sebagai wakil negara itu di PBB pada 7 Desember lalu. Ia direncanakan akan menggantikan posisi Nikki Haley yang mengundurkan diri pada akhir 2018.

Baca juga: Trump akan calonkan jubir Deplu jadi Dubes di PBB

Baca juga: Masih tak puas soal Yerusalem, Trump utak-atik anggaran PBB

Nauert sebelumnya merupakan pemandu acara Fox News Channel sebelum bergabung ke Departemen Luar Negeri.

Trump menuai kritikan dari Partai Demokrat setelah mengumumkan rencanya untuk mengajukan Nauert. Pihak Demokrat menganggap Nauert tidak memiliki pengalaman diplomatik yang cukup untuk menempati posisi itu.

Redaktur: I Wayan Yoga H/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Moskow: bantuan AS buat Venezuela kemungkinan penggunaan kekuatan

Moskow, Rusia, (ANTARA News) – Amerika Serikat bisa memanfaatkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Venezuela sebagai dalih bagi campur tangan militer, demikian bunyi peringatan Rusia pada Kamis.

Skenario serupa digunakan berulang kali di Timur Tengah, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam satu taklimat.

Saat kubu oposisi Venezuela gagal meraih kekuatan, Zakharova –sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anado, yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam– mengatakan, “Ini mendorong Gedung Putih untuk menerapkan skenario kekerasan di Venezuela.”

Dengan mengutip penolakan Palang Merah Internasional untuk ikut dalam pengiriman bantuan kemanusiaan sebagai bukti kemungkinan tersebut, wanita juru bicara itu mengatakan Palang Merah menolak ikut “dalam sesuatu yang bukan bantuan kemanusiaan”.

Zakharova menyebut pembekuan rekening perusahaan minyak raksasa Venezuela, PDSVA, dan bahwa beberapa pejabat militer bergabung dengan oposisi sebagai langkah yang “tak bisa diterima” dan “melanggar nilai-nilai demokrasi serta ekonomi yang berlandasarkan pasar”.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dijadwalkan bertemu dengan timpalannya dari Siprus Yunani Nikos Christodoulides pada 21 Februari, kata Zakharova pada Kamis.

Kedua pejabat itu akan bertukar pandangan mengenai “sejumlah masalah regional dan internasional yang bersinggungan dengan kepentingan timbal-balik mereka, termasuk penyelesaian masalah Siprus dan situasi di Bagian Timur Laut Tengah”, katanya.

Baca juga: Trump akan berpidato di Miami soal Venezuela
Baca juga: Rusia minta AS tidak perkeruh situasi Venezuela

Redaktur: Tia Mutiasari 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kepolisian Brazil tahan delapan orang dalam bencana ambruknya bendungan

Sao Paulo, (ANTARA News – Kepolisian Brazil menahan delapan pegawai perusahaan tambang Vale SA sebagai bagian dari penyelidikan kriminal tentang penyebab bencana bendungan mematikan di Kota Brumadinho, kata jaksa pada Jumat. 
Jaksa di Negara Bagian Minas Gerais, lokasi penambangan, mengatakan polisi juga menjalankan 14 surat penggeledahan sebagai bagian penyelidikan.

Penangkapan dan surat penggeledahan tersebut menargetkan sejumlah pegawai Vale, operator bendungan tailing yang ambruk bulan lalu, serta para pegawai perusahaan audit Jerman TUV SUD yang menyatakan bahwa bendungan tersebut stabil.

Pihak berwenang di Negara Bagian Sao Paulo, Minas Gerais dan Rio de Janeiro juga terlibat dalam operasi tersebut.

Menurut jaksa, semua kedelapan pegawai Vale yang ditahan bertanggung jawab atas keamanan dan stabilitas bendungan Brumadinho. Mereka akan tetap dipenjara selama 30 hari, kata jaksa. 
 
Bencana ambruknya bendungan pada 25 Januari tersebut menewaskan lebih dari 160 orang. Dalam satu pernyataan, Vale menyebutkan sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang. 
Fabio Schvartsman, selaku Kepala Eksekutif pada Kamis mengatakan, dalam menanggapi pertanyaan dari sejumlah anggota parlemen, bahwa prosedur keselamatan perusahaan tersebut tidak berjalan.
 
Tailing merupakan hasil sampingan produk pertambangan seperti lumpur yang mencakup partikel batuan halus yang tersisa dari sumber daya penambangan dan penggalian.

Penyunting : Asri Mayang Sari
 Baca juga: Brazil evakuasi 500 warga dari kawasan pertambangan
Baca juga: Korban tewas karena bendungan ambruk di Brazil mencapai 142 orang

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google gelontorkan rp183t bangun pusat dan dan perkantoran di AS

New York, (ANTARA News) – Perusahaan yang menaungi Google, Alphabet Inc, Rabu, mengatakan pihaknya akan menggelontorkan lebih dari 13 miliar dolar AS (sekiar Rp183 triliun) untuk pembangunan pusat data dan perkantoran di Amerika Serikat (AS) tahun ini.

“Investasi baru ini akan memberi kami kemampuan untuk merekrut pulun ribu karyawan, dan memungkinkan penciptaan lebih dari 10.000 lapangan kerja baru di sektor konstruksi di Nebraska Nevada, Ohio, Texas, Oklahoma, South Carolina, dan Virginia,” tulis CEO Google Sundar Pichai di laman blog yang dikutip Reuters.

Tulisan tersebut bisa dilihat di https://www.blog.google/inside-google/company-announcements/investing-13-billion-2019 post.

Dengan investasi baru tersebut Google kini akan memiliki fasilitas di 24 dari 50 negara bagian di AS, menurut kantor berita Reuters.

Google akan terus memperluas kehadirannya di Chicago dan Washington. Tenaga kerja perusahaan juga akan bertambah dua kali lipat di Virginia dan Georgia, tulisnya di blog itu.

Pihak Google mengatakan mereka telah merekrut lebih dari 10.000 karyawan di AS dan telah melakukan investasi senilai 9 miliar dolar AS (sekitar Rp126,7 triliun) tahun lalu.

Untuk kuartal keempat, Google telah melaporkan beban dan pengeluaran sebesar 31,07 miliar dolar AS (sekitar Rp437,5 triliun), naik 26 persen dari tahun sebelumnya.

Belanja modal juga naik 64 persen menjadi 7,08 miliar dolar AS (sekitar Rp99,7 triliun).

Tahun lalu, Reuters melaporkan bahwa Amazon.com menjajaki alternatif untuk memindahkan sebagian kantor pusatnya yang baru di New York, berjaga-jaga jika proses pembangunannya gagal akibat penentangan warga setempat.

Google juga mengalami hambatan dalam perluasan fasilitas mereka di San Jose dekat kantor pusatnya di Mountain View. Meskipun demikian, perusahaan itu tidak mendapatkan penentangan berarti dari warga setempat.

Penyunting: I Wayan Yoga

 Baca juga: Google membarui klik kanan di GmailBaca juga: Google membarui klik kanan di Gmail

 Baca juga: Google bakal hapus aplikasi yang minta akses ke SMS dan telepon
Baca juga: Hakim tolak gugatan versus Google atas perangkat lunak pengenal wajah

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trump akan berpidato di Miami soal Venezuela

Washington (ANTARA News) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menyampaikan pidato mengenai Venezuela di Miami Senin depan, kata Gedung Putih, Rabu (13/2).

Dalam kesempatan itu, Trump juga akan menyuarakan dukungan terhadap Juan Guaido, yang oleh AS dianggap sebagai presiden sementara yang sah bagi negara di Amerika Selatan itu.

Trump, yang berencana menghabiskan akhir pekan ini di wisma liburan Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida, akan menyampaikan pidato mengenai Venezuela dan “bahaya sosialisme”, di Florida International University di Miami, kata pejabat.

Trump dan sejumlah pejabat tinggi AS berupaya menekan Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepada Guaido.

Guaido merupakan tokoh oposisi yang kini menjabat sebagai kepala Majelis Nasional Venezuela.

Tiga pekan lalu, Guaido mengajukan ketentuan konstitusi untuk melanjutkan kepresidenan dengan alasan bahwa terpilihnya Maduro dalam pemilu tahun lalu diwarnai kecurangan.

Sebagian besar negara-negara Barat, termasuk AS, telah mengakui Guaido sebagai kepala negara yang sah. Meskipun demikian, pemerintahan sosialis Maduro masih mendapat dukungan Rusia dan China, serta memiliki kekuasaan terhadap sejumlah lembaga negara, termasuk militer.

Menjelang kampanye pilpres AS pada 2020 yang kembali diikuti Trump, pemerintahan Trump menyakinkan para pendukung setianya di South Florida mengenai Venezuela.

South Florida merupakan kawasan komunitas terbesar warga Venezuela yang mengasingkan diri ke AS. Negara bagian yang menaungi wilayah itu, Florida, memiliki banyak pemilih mengambang yang kerap dianggap sebagai penentu kemenangan pemilu nasional.

Awal bulan lalu, Wakil Presiden Mike Pence tampil ke mimbar di Doral, pinggiran Miami, untuk menyuarakan dukungan bagi oposisi Venezuela yang mencoba melengserkan Maduro.

Oktober lalu, Penasihat Keamanan Nasional John Bolton juga menyampaikan pidato di Miami mengenai “tiga tirani” yang merujuk pada Kuba, Venezuela, dan Nikaragua.

Trump dalam pidato politiknya, termasuk saat pidato State of the Union, mencoba mengaitkan hubungan antara yang terjadi di Venezuela,  yang diperintah kaum sosialis, dengan gelombang baru kader Partai Demokrat yang berhaluan kiri yang berhasil menguasai kursi mayoritas di DPR AS dalam pemilu November lalu.

Pada Kamis, Trump bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque dan membahas situasi di Venezuela, negara yang mengalami keterpurukan ekonomi serta kelangkaan pangan dan obat-obatan.

Pemerintah AS telah mengirim pasokan bantuan pangan dan obat-obatan ke perbatasan Kolombia dengan Venezuela dalam langkah yang menambah tekanan terhadap Maduro.

“Rakyat diperlakukan dengan sangat buruk, dan (saya, red) sangat sedih menyaksikannya, terlebih karena kita memiliki hubungan yang erat,” kata Trump.

Ia menegaskan bahwa krisis Venezuela terjadi di hadapan Amerika.

Baca juga: Wapres AS akan ikuti aksi mendukung Guaido di Miami
Baca juga: AS siapkan sejumlah kebijakan untuk tekan Venezuela

Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DPR AS setujui penghentian dukungan untuk koalisi Saudi di Yaman

Washington (ANTARA News) – DPR Amerika Serikat (AS) yang dikuasai Fraksi Demokrat, Rabu (13/2), menyetujui resolusi yang akan mengakhiri dukungan AS kepada koalisi pimpinan Arab Saudi dalam peperangan di Yaman.

Resolusi itu disetujui setelah sejumlah legislator berupaya mendesak Presiden Donald Trump untuk memperketat kebijakannya terhadap kerajaan itu.

Langkah itu menjadi upaya pertama yang dilakukan DPR dalam mendukung resolusi kekuatan perang. Meskipun demikian, hasil pemungutan suara 248 mendukung berbanding 177 menolak dalam pengesahan dirasa belum cukup untuk menekan Trump.

Trump, di sisi lain, kemungkinan besar akan memveto resolusi itu.

Sebanyak 18 dari 230 anggota Fraksi Republik ikut mendukung resolusi yang digalang Fraksi Demokrat tersebut.

Resolusi berupaya menghentikan keterlibatan militer AS dalam pertempuran di atau yang memengaruhi Yaman, termasuk mengisi bahan bakar pesawat yang menjalankan misi dalam perang saudara di Yaman tanpa persetujuan dari Kongres.

Fraksi Demokrat dan Republik memperkenalkan kembali resolusi kekuatan perang dua pekan lalu sebagai cara untuk mengirim pesan kuat ke Riyadh mengenai bencana kemanusiaan di Yaman serta untuk mengutuk pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Pertempuran yang berlangsung selama hampir empat setengah tahun di Yaman telah menewaskan puluhan ribu orang, menumbangkan perekonomian, dan membuat jutaan orang berada di ambang kelaparan.

Di sisi lain, pemerintahan Trump dan rekan-rekannya di Fraksi Republik di Kongres mengatakan resolusi itu tidak tepat karena pasukan AS hanya menyediakan pesawat pengisi bahan bakar dan dukungan lain dalam konflik di Yaman, bukan pasukan tempur.

Mereka juga mengatakan langkah itu dapat mengganggu hubungan di kawasan dan menghambat kemampuan AS untuk mencegah penyebaran kekerasan ekstremisme.

Senat diperkirakan akan melakukan pemungutan suara untuk menyetujui resolusi itu dalam 30 hari ke depan.

Versi resolusi sebelumnya diloloskan Senat dengan suara 56 mendukung berbanding 41 menolak pada Desember. Namun, versi itu tidak diajukan ke DPR yang sebelumnya dikuasai Fraksi Republik.

Demokrat menguasai mayoritas kursi di DPR pada 3 Januari setelah memenangi  pemilihan umum November lalu.

AS telah mendukung serangan udara pimpinan Arab Saudi terhadap pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman dengan dukungan pengisian bahan bakar di udara, intelijen, dan bantuan pelacakan target.

Pemungutan suara di Senat pada Desember itu juga menjadi yang pertama dalam mendukung penarikan pasukan AS dari keterlibatan militer di bawah Undang-undang Kekuatan Perang.

Undang-undang Kekuatan Perang disahkan pada 1973 dan membatasi kekuasaan presiden untuk mengerahkan pasukan AS dalam kegiatan tempur tanpa persetujuan Kongres.

Baca juga: AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi
Baca juga: Arab Saudi dukung keputusan AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wakil oposisi: Brazil akan dirikan pusat bantuan untuk Venezuela

Brasilia, (ANTARA News) – Pemerintah Brazil akan mendirikan pusat pengumpulan bantuan kemanusiaan untuk Venezuela di Boa Vista, kota di perbatasan utara, dalam beberapa hari ke depan, kata wakil oposisi Venezuela, Selasa.

Maria Teresa Belandria mengatakan dia akan bertemu dengan menteri pertahanan Brazil pada Rabu untuk membahas akses logistik dari Amerika Serikat (AS), Brazil, dan kemungkinan Kanada ke Boa Vista.

Belandria adalah perwakilan oposisi yang sudah dianggap layaknya duta besar oleh pemerintahan Brazil.

Meskipun demikian, Belandria mengatakan personel militer tidak akan dilibatkan dalam pengiriman bantuan ke perbatasan menuju Venezuela. Menurut dia, hanya warga Venezuela yang akan diizinkan mengambil pasokan makanan dan obat-obatan ke perbatasan, demikian Reuters.

Belandria juga meminta angkatan bersenjata Venezuela yang mendukung Presiden Nicolas Maduro untuk membiarkan bantuan tersebut masuk. Nantinya, oposisi berencana mengirim bantuan langsung dari Kolombia, Brazil dan Karibia pada hari yang sama.

“Saya meminta Garda Nasional, Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke dalam negeri. Rakyat Venezuela membutuhkannya, begitu juga dengan keluarga para tentara,” katanya kepada awak media saat memipin unjuk rasa kecil anti-Maduro di Brasilia.

Sebagian besar negara-negara Barat mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.

Para pendukung Guaido pada Selasa berencana menggelar unjuk rasa di penjuru negeri untuk menuntut Maduro menerima bantuan internasional.

 Pewarta: I Wayan Yoga

Baca juga: Suku asli Pemon Venezuela izinkan masuk bantuan asing
Baca juga: PBB prihatin dengan sanksi AS terhadap Venezuela

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Direktur Twitter: perusahaan teknologi belum maksimal atasi pelecehan

California, (ANTARA News) – Direktur Eksekutif Twitter Inc, Jack Dorsey, Selasa, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan teknologi di Silicon Valley, termasuk perusahaannya, belum melakukan upaya yang cukup untuk melindungi korban pelecehan daring.

Dorsey juga menyebut hal itu sebagai “kegagalan besar.”

Dalam wawancara melalui Twitter dengan Kara Swisher, sebagaimana disiarkan Reuters, Dorsey berkicau bahwa dia akan memberi perusahaannya nilai “C” sebagai tanggapan atas pertanyaan Swisher terkait “tanggung jawab teknologi”.

Swisher adalah salah satu pendiri laman berita teknologi Recode.

“Kami membuat kemajuan, tapi tidak terfokus, dan masih belum cukup,” tulisnya sebagai tanggapan atas pertanyaan Swisher.

“Mengubah pengalaman masih belum bermakna. Dan kami masih menempatkan sebagian besar beban kepada para korban pelecehan (itu kesalahan besar),” tulisnya.

Twitter dan jejaring media sosial Facebook Inc. telah menuai kritikan atas pesan-pesan pelecehan, akun palsu, dan pemberitaan yang tidak akurat di layanan mereka.

Twitter telah melakukan investasi besar untuk memperbaiki hal yang Dorsey gambarkan sebagi “kesehatan bersama” Twitter.

Pada Selasa, Dorsey mengatakan bahwa ia tidak menyukai cara Twitter, yang cenderung memicu kemarahan, menghadirkan pola pikir jangka pendek, menjadi ruang yang menggemakan, dan memotong-motong pembicaraan. Selain itu, menurut Dorsey, kurangnya keragaman di Twitter Inc. juga tidak menyelesaikan permasalahan itu.

Menurut dia, upaya Twitter untuk bekerja melawan “otomatisasi dan kampanye terkoordinasi”, bekerja sama dengan sejumlah lembaga pemerintah membuat perusahaan itu berada di posisi yang lebih baik dalam memerangi ancaman kesalahan informasi dalam pemilu presiden AS 2020 mendatang.

Sejumlah badan intelijen AS sebelumnya melaporkan bahwa Rusia “menggunakan media sosial untuk membuat bingung para pemilih”. Moskow, di sisi lain, membantah tuduhan itu.
 
Penyunting: I Wayan Yoga

Baca juga: Bug di Twitter hampir lima tahun bocorkan cuitan
Baca juga: Soal pelecehan di taksi daring, Kemenhub imbau berhati-hati

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Senat AS kemungkinan besar setujui jaksa agung yang diusulkan Trump

Washington, (ANTARA News) – Jaksa Agung yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donal Trump, William Barr, bisa mendapatkan dukungan Senat paling cepat pada Rabu.

Fraksi Partai Demokrat, di sisi lain, mengkhawatirkan sikap Barr dalam menangani penyelidikan Penasehat Khusus Robert Mueller mengenai keterlibatan Rusia dalam pemilu presiden AS 2016.

Senat pada Selasa memilih dengan suara 55 mendukung berbanding 44 menolak, sejalan dengan kebijakan Partai Republik –yang mendorong pengajuannya. Hasil itu juga menunjukkan bahwa lembaga yang dikuasai Fraksi Republik tersebut akan menyetujui pencalonan Barr pekan ini.

Pemungutan suara lanjutan bisa dilakukan pada Rabu, kata Senator Partai Republik Lindsey Graham, sebagaimana diberitakan Reuters.  

Barr sebelumnya pernah menjadi jaksa agung di bawah pemerintahan presiden dari Partai Republik George H.W. Bush pada awal dasawarsa 1990-an.

Barr menuai pujian dari para legislator sebagai orang yang memahami sistem kerja Departemen Kehakiman dan tidak memiliki utang jabatan kepada Trump.

Jika Barr mendapatkan posisi itu, independensinya akan diuji saat Mueller menyelesaikan penyelidikannya mengenai kemungkinan hubungan tim kampanye Trump dengan Rusia dalam pemilu presiden 2016.

Trump telah berulang kali mengeritik penyelidikan itu dan menyebutnya sebagai operasi “perburuan penyihir” serta membantah adanya hubungan dengan Moskow.

Barr, di sisi lain, mengatakan dia akan mengizinkan Mueller untuk menyelesaikan penyelidikannya dan akan mengumumkan hasil temuannya.

Namun, Barr enggan saat diminta berjanji untuk mengungkap keseluruhan isi laporan Mueller — langkah yang membuat para anggota Fraksi Demokrat keberatan.

Mereka mengatakan pandangan Barr terhadap kekuasaan eksekutif bisa membuatnya menekan bagian-bagian yang membahas apakah Trump mencoba menghalangi penyelidikan.

Di sisi lain, para anggota Fraksi Republik yakin bahwa Barr akan mengungkap semua laporan penyelidikan itu.
 Penyunting: I Wayan Yoga

Baca juga: Trump calonkan Wakil Menkeu Malpass untuk pimpin Bank Dunia
 

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rusia minta AS tidak perkeruh situasi Venezuela

Jakarta (ANTARA News) – Rusia meminta Amerika Serikat tidak memperkeruh situasi di Venezuela, yang tengah menghadapi krisis kepemimpinan.

Rusia melihat bahwa AS tidak hanya menetapkan sanksi ekonomi terhadap Venezuela, tetapi juga mulai melakukan upaya pergantian rezim secara paksa dengan mengerahkan militer.

“Apa yang sebenarnya AS lakukan adalah mengubah rezim di Venezuela. Mereka mengatakan bahwa hidup warga Venezuela buruk di bawah rezim saat ini, lalu mengapa menjadikannya lebih buruk, mengapa menjatuhkan sanksi (ekonomi),” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva dalam keterangan kepada pers di kediamannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: AS sanksi Venezuela, harga minyak Amerika Latin naik

Baca juga: PBB prihatin dengan sanksi AS terhadap Venezuela

Rusia menyeru AS dan seluruh negara di dunia untuk mengembalikan demokrasi di Venezuela, dengan menghormati hak warga Venezuela untuk menentukan nasibnya sendiri di tengah tantangan yang saat ini dihadapi.

“Kami berada di pihak pemerintah bukan mendukung Nicolas Maduro secara pribadi, tetapi kami mendukung dan membantu memperjuangkan hak-hak warga Venezuela yang seharusnya,” kata Dubes Lyudmila.

Lyudmila juga meminta seluruh negara di dunia menaati hukum internasional, termasuk Konvensi Wina dan Piagam PBB, dalam menyikapi krisis di Venezuela.

Dukungan internasional, menurut dia, diperlukan untuk mempromosikan penyelesaian konflik di Venezuela berdasarkan konstitusi dan undang-undang negara tersebut.

“Dan kami tetap berkomitmen untuk memfasilitasi proses (penyelesaian damai) ini, tetapi masyarakat Venezuela yang harus memutuskan nasib negara mereka sendiri tanpa campur tangan dari luar,” tutur Dubes Lyudmila.

Rusia telah mengumumkan kesediannya untuk memfasilitasi dialog antara pemerintah Venezuela dan oposisi, sekaligus memperingatkan AS untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Karakas.

Rusia berpihak kepada Presiden Nicolas Maduro dalam perselisihan dengan pemimpin oposisi Juan Guaido. Maduro memiliki kontrol terhadap lembaga-lembaga negara termasuk militer. 

Meskipun demikian, beberapa negara Barat, termasuk AS, mengakui Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.

Baca juga: Fasilitasi dialog Venezuela, Rusia ingatkan AS untuk tidak ikut campur

Baca juga: Italia desak Venezuela selenggarakan pemilihan umum “yang demokratis”

Baca juga: Turki katakan negara-negara pendukung Guaido picu krisis Venezuela

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu Inggris kecam penyerangan wartawan BBC di kampanye Trump

London (Antara/Reuters) – Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengecam serangan terhadap juru kamera BBC oleh seorang pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat pelaksanaan kampanye di El Paso, Texas.

“Menyerang jurnalis dan juru kamera hanya karena melakukan pekerjaan mereka adalah hal yang tidak dapat diterima,” kata Hunt pada Selasa (12/2), saat ditanya SKy News apakah wajar bagi Trump untuk membangkitkan kemarahan pendukungnya terkait penyerangan terhadap juru kamera itu.

Pada Senin, seorang pria yang mengenakan topi “Make America Great Again”, terlihat mendorong juru kamera Ron Skeans, seperti terlihat dalam video yang ditayangkan BBC. Pria itu kemudian ditarik oleh rekannya.

Trump kerap menyerang media pemberitaan yang menurut dia “melakukan peliputan yang tidak berimbang”. Ia bahkan menyebut beberapa media sebagai biang “berita bohong” dan “musuh rakyat”.

Sejumlah media berita telah melakukan perlawanan. Pemimpin Redaksi New York Times A.G. Sulzberger bergabung bersama tokoh-tokoh lain dalam menyuarakan penentangan terhadap sikap Trump –yang menurut dia meningkatkan peluang kekerasan terhadap awak media baik di AS maupun di luar negeri.

“Ada masalah yang lebih luas di sini, yaitu saat 80 jurnalis tewas di penjuru dunia tahun lalu hanya karena melakukan pekerjaan mereka,” kata Hunt. “Kami sangat mengkhawatirkan masalah ini.”

Perhimpunan Wartawan Foto Gedung Putih mengutuk penyerangan itu dan meminta Gedung Putih, Pasukan Pengawal Presiden, serta aparat penegak hukum untuk melakukan lebih banyak upaya dalam melindungi wartawan di acara-acara Trump. Ron Skeans sendiri adalah anggota organisasi itu.

“Lebih lanjut, mengingat retorika presiden mengenai para jurnalis yang terlalu sering disalahkan dan direndahkan, kami meminta dia (Trump) untuk menahan diri dalam melakukan tindakan yang tidak perlu terhadap para jurnalis di pidatonya karena retorika semacam itu bisa memicu aksi kekerasan seperti ini,” kata organisasi itu.

Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan dalam satu pernyataan bahwa Trump “mengecam semua tindak kekerasan terhadap berbagai individu atau kelompok masyarakat — termasuk awak media. Kami meminta semua orang yang menghadiri acara seperti itu untuk bersikap tenang dan saling menghormati”.

BBC melaporkan bahwa pendukung Trump mendorong Skeans dan memakinya saat acara kampanye itu. BBC melansir video penyerangan yang berujung dengan sang penyerang ditarik dan dikeluarkan dari area wartawan.

“Anda baik-baik saja?” tanya Trump setelah melihat peristiwa itu, lalu ia mengacungkan jempol ke sang juru kamera. “Semuanya baik-baik saja?”

BBC mengirim surat ke Gedung Putih, yang berisi permintaan “peninjauan pengaturan keamanan” bagi media yang meliput acara-acara Trump. Skeans, di sisi lain, tidak mengalami cedera serius, lapor BBC.

“Menjadi hal yang memalukan ketika ada jurnalis yang diserang saat meliput pidato presiden,” kata Koordinator Program Amerika Utara Komisi Perlindungan Jurnalis Alexandra Ellerbeck dalam satu pernyataan.

“Kami meminta Presiden Trump untuk melunakkan retorikanya terhadap pers dan menyatakan dengan jelas bahwa melakukan penyerangan fisik terhadap awak media tidak dapat diterima,” kata koordinator lembaga nirlaba tersebut.

Baca juga: Rihanna minta Trump stop gunakan musiknya dalam kampanye

Baca juga: Kediaman mantan juru kampanye Trump digeledah terkait intervensi Rusia

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Italia desak Venezuela selenggarakan pemilihan umum “yang demokratis”

Madrid, Spanyol (Antara/Anadolu-OANA) – Pemerintah Italia pada Selasa (12/2) menyeru Venezuela agar menyelenggarakan pemilihan presiden baru yang demokratis dan bebas.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte dan Menteri Luar Negeri Enzo Moavero Milanesi menyepakati satu teks resolusi mengenai Venezuela setelah pertemuan di kediaman perdana menteri di Roma dan menyerahkannya kepada Parlemen.

Ketika berbicara di Parlemen, Menlu Milanesi menggarisbawahi bahwa keprihatinan Italia mengenai situasi kemanusiaan di Venezuela dan keinginannya untuk memproduksi penyelesaian pilihan.

Ia menambahkan pemerintah mendukung penyelesaian damai dan menolak segala bentuk kerusuhan di negeri itu.

Roma tidak percaya bahwa pemilihan presiden terakhir di Venezuela memberi sumbangan bagi keabsahan demokratis Presiden Nicolas Maduro, kata Milanesi, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang. Ia mendesak diselenggarakannya pemilihan umum yang demokratis sesegera mungkin di Venezuela.

Diplomat senior Italia tersebut menyatakan peristiwa di Venezuela dipantau secara seksama oleh masyarakat internasional.

“Menurut pemerintah, situasi di Venezuela rumit dan perbuatan kekerasan baru mungkin terjadi,” katanya. Ia menambahkan bahwa pemilihan umum baru akan berfungsi sebagai “jalan ke luar”.

Sebaliknya, mitra koalisi anti-kemapanan, Gerakan Lima Bintang (M5S), menggarisbawahi bahwa kelompok tersebut tidak mendukung Maduro maupun Juan Guaido, yang secara sepihak mengumumkan diri sebagai Presiden sementara.

Pada Senin, Guaido mengirim delegasi ke Italia dan Vatikan, yang tidak mengakui dia sebagai presiden sementara Venezuela.

Delegasi yang mewakili Guaido itu bertemu dengan menteri luar negeri serta Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Matteo Salvini, sebelum pergi ke Kota Vatikan.

Sikap abstein Italia untuk secara terbuka mendukung Guaido menghalangi Uni Eropa mengeluarkan pernyataan bersama untuk mengakui “kepresidenan sementara” Guaido.

Venezuela telah diguncang oleh protes sejak 10 Januari, ketika Presiden Nicola Maduro diambil sumpahnya untuk masa jabatan kedua, setelah pemungutan suarat yang diboikot oleh oposisi.

Ketegangan meningkat ketika pemimpin oposisi Guaido mengumumkan diri sebagai Penjabat Presiden pada 23 Januari, tindakan yang didukung oleh AS dan banyak negara Eropa serta Amerika Latin.

Rusia, Turki, China, Iran, Bolivia dan Meksiko telah memberi dukungan buat Maduro.

Baca juga: Suku asli Pemon Venezuela izinkan masuk bantuan asing

Baca juga: Turki katakan negara-negara pendukung Guaido picu krisis Venezuela

Baca juga: Presiden Venezuela siap berunding dengan oposisi

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fasilitasi dialog Venezuela, Rusia ingatkan AS untuk tidak ikut campur

Moskow (Antara/Reuters) – Rusia mengumumkan bersedia untuk memfasilitasi dialog antara pemerintah Venezuela dan oposisi, sekaligus memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Karakas.

Rusia berpihak kepada Presiden Nicolas Maduro dalam perselisihan dengan pemimpin oposisi Juan Guaido. Maduro memiliki kontrol terhadap lembaga-lembaga negara termasuk militer. Meskipun demikian, beberapa negara Barat, termasuk AS, mengakui Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.

“Kami telah menjaga jalinan komunikasi yang sangat penting dengan pemerintahan negara ini dan bersedia membantu untuk memfasilitasi langkah untuk mencari solusi masalah ini,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, seperti dikutip Kantor Berita Tass, Selasa (12/2).

Dia juga menyampaikan bahwa Rusia telah membuat beberapa usulan kepada Venezuela untuk menyelesaikan krisis di negara itu, tanpa meberikan rincian lebih lanjut.

Moskow telah mengucurkan investasi triliunan rupiah bagi perekonomian dan produksi minyak Venezuela.

Pada Selasa, para pendukung oposisi kembali berunjuk rasa di penjuru negeri untuk menuntut pengunduran diri Maduro. Mereka juga menuntut pembukaan akses bagi bantuan kemanusiaan ke Venezuela, yang didera kelangkaan pangan dan obat-obatan.

Pada Selasa malam, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam pembicaraan melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo meminta Washington untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Venezuela, termasuk militernya.

Lavrov juga mengatakan Rusia bersedia berdiskusi untuk membahas masalah di Venezuela sejalan dengan Piagam PBB.

Baca juga: Italia desak Venezuela selenggarakan pemilihan umum “yang demokratis”

Baca juga: Suku asli Pemon Venezuela izinkan masuk bantuan asing

Baca juga: Turki katakan negara-negara pendukung Guaido picu krisis Venezuela

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ramai skandal pelecehan seksual di gereja, Meksiko berhentikan 152 pastor

Mexico City (ANTARA News) – Sedikitnya 152 pastor Katolik di Mexico diberhentikan dari pelayanan dalam sembilan tahun terakhir karena pelecehan seksual terhadap anak, kata Uskup Agung Meksiko untuk Monterrey, Senin.

Hal tersebut mendorong pengacara para terduga korban pelecehan mempertanyakan keseriusan dari pihak Gereja.

“Beberapa pastor nakal berada di penjara dan sejumlah pastor lainnya diberhentikan dari pelayanan mereka. Dalam sembilan tahun terakhir, sebanyak 152 pastor dipensiunkan,” kata Uskup Agung untuk Monterrey, Rogelio Cabrera kepada Reuters, Minggu.

Baca juga: Pemerintah baru meksiko akan pertimbangkan selidiki 43 mahasiswa hilang

Pengumuman Gereja Meksiko tersebut muncul di tengah maraknya skandal pelecehan seksual di seluruh gereja Katolik di sejumlah negara termasuk Amerika Serikat, Chile, Australia dan Jerman. Meksiko merupakan rumah bagi komunitas Katolik terbesar kedua di dunia seteah Brazil.
Paus Fransiskus akan menerima para uskup di Vatikan akhir Februari guna membahas pengungkapan pelecehan seksual di Gereja di seluruh dunia, yang telah merusak kredibiltas lembaga tersebut.

Pengacara Martin Faz Mora, yang mewakili 19 terduga korban pelecehan oleh seorang pastor di Negara Bagian San Luis Potosi, Meksiko Tengah, menyatakan keraguan tentang pengumuman Gereja tersebut.

“Itu menjadi contoh yang tak bertanggungjawab lantaran para korban masih menunggu ganjaran atas penodaan terhadap mereka,” kata Faz kepada Reuters, Senin. “Dalam hal apapun Gereja tidak membicarakan masalah untuk mengobati penderitaan korban”.

Paus Fransiskus kerap berjanji bahwa tidak ada toleransi bagi pastor yang melakukan pelecehan terhadap anak namun sejumlah kritikus menuntut tindakan yang lebih.

Redaktur: Asri Mayang Sari/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Guaido upayakan pemulihan hubungan dengan Israel

Al-Quds (Yerusalem), (ANTARA News)  – Pemimpin oposisi yang mendeklarasikan diri sebagai presiden Venezuela, Juan Guaido sedang berupaya memulihkan hubungan dengan Israel, yang diputus oleh Karakas sejak satu dekade yang lalu sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina.

Israel berada di antara negara besar yang bersekutu dengan Amerika Serikat yang mendukung Guaido setelah mengakui dirinya sebagai presiden Venezuela bulan lalu dalam perebutan kekuasaan dengan Presiden sosialist Nicolas Maduro. Perebutan tersebut terjadi saat Venezuela tenggelam dalam kemiskinan.

“Saya sangat senang untuk melaporkan bahwa proses untuk menstabilkan hubungan dengan Israel sedang mencapai puncaknya,” kata Guaido dalam wawancara dengan harian Israel Hayom yang tersebar luas, demikian Reuters melaporkan.

Baca juga: Presiden Venezuela sebut Wapres AS ular berbisa

Pengumuman resmi pemulihan kembali hubungan dengan Israel dan pembukaan kedutaan besar baru Venezuela di sana akan datang “pada waktu yang tepat”.

Pendahulu Maduro, Hugo Chavez, menjauh dari Israel selama perang di Gaza pada 2008-2009, dan merajut hubungan dengan Palestina serta musuh bubuyutan Israel, Iran. Para pemimpin Israel mengatakan postur Karakas mendorong penerbangan orang-orang Yahudi Venezuela.

“Komunitas (Yahudi) ini sangat aktif dan makmur sehingga memberikan kontribusi besar bagi masyarakat kita,” kata Guaido dalam wawancara tersebut.

Maduro, yang mempertahankan dukungan dari Rusia dan China serta kontrol sejumlah lembaga negara termasuk militer, menjadikan pergeseran Guaido sebagai rencana yang telah diatur oleh Amerika Serikat. Guaido berpendapat bahwa terpilihnya kembali Maduro pada pemilu tahun lalu merupakan satu kecurangan.

Redaktur: Asri Mayang Sari/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trump keberatan terhadap upaya akhiri dukungan AS bagi saudi

Washington, 11/2 (ANTARA News) – Pemerintahan Trump mengancam pada Senin untuk memveto usaha di Kongres Amerika Serikat guna mengakhiri dukungan militer AS bagi koalisi pimpinan Arab Saudi dalam perang di Yaman.

Para anggota Kongres dari Partai Demokrat dan Republik memberlakukan kembali resolusi kekuatan perang dua pekan lalu sebagai cara untuk mengirim pesan kuat kepada Riyadh mengenai bencana kemanusiaan di Yaman dan mengutuk pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi.

Pemerintahan Trump mengatakan resolusi tersebut tak tepat karena pasukan AS telah menyediakan pengisian bahan bakar pesawat dan dukungan lain dalam konflik Yaman, bukan pasukan tempur. Juga dikatakan, langkah itu akan merusak hubungan di kawasan dan melukai kemampuan AS mencegah penyebaran ekstrimisme, menurut Reuters.

Gedung Putih telah membuat marah banyak anggota Kongres, termasuk sebagian dari anggota Partai Republik, partai yang sama dengan Presiden Donald Trump, karena gagal menyediakan laporan dengan tenggat waktu Jumat mengenai pembunuhan Khashoggi tahun lalu di konsulat Saudi di Turki.

Khashoggi adalah kolumnis untuk the Washington Post dan telah memiliki izin tinggal di AS.

“Sulit untuk merasakan kasih sayang atau kewajiban kepada satu rezim yang telah melakukan tindakan seperti itu,” kata Ed Perlmutter, wakil dari Demokrat, ketika sidang dengar pendapat di parlemen mengenai resolusi tersebut pada Senin.

Pihak Saudi, yang dipandang Trump sebagai mitra regional yang penting, memimpin koalisi yang memerangi pemberontak Houthi dukungan Iran di Yaman. Perang itu telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan jutaan orang di berada di jurang kelaparan.

AS telah mendukung kampanye udara pimpinan Saudi dengan dukungan penyediaan bahan bakar di udara, intelejen dan bantuan lain.

Pihak Demokrat memandang resolusi kekuatan perang itu sebagai cara menyatakan hak konstitusi Kongres guna memberi wewenang bagi penggunaan kekuatan militer dalam konflik-konflik luar negeri. Para penentang langkah itu dari Republik, menyuarakan Trump, berpendapat bahwa dukungan bagi pihak Saudi merupakan perjanjian keamanan.
penyuntinf: M. Anthoni/Maria Dian AndrianaBaca juga: Putra Mahkota Saudi bahas Yaman dengan Sekjen PBB
Baca juga: WHO: 80 persen rakyat Yaman butuh bantuan kemanusiaan

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Suku asli Pemon Venezuela izinkan masuk bantuan asing

Puerto Ordaz, Venezuela (ANTARA News) – Pemon, suku asli yang tinggal di sepanjang perbatasan Venezuela dan Brazil, bersedia menerima bantuan dari luar negeri yang mungkin masuk ke wilayah negara yang sedang dilanda krisis itu.

Bahkan, jika hal itu berarti mereka bertikai dengan dengan pasukan keamanan Venezuela dan pemerintah Presiden Nicolas Maduro.

Di tengah-tengah keruntuhan ekonomi yang telah menyebabkan kekurangan gizi dan eksodus jutaan orang, bantuan kemanusiaan telah menjadi titik panas dalam krisis politik yang meningkat.

Pemimpin oposisi Juan Guaido mengatakan pekan lalu koalisi global, yang termasuk Amerika Serikat, mengirim makanan dan obat-obatan ke titik-titik penampungan di Kolombia, Brazil dan sebuah pulau Karibia, yang tak diungkap namanya, sebelum meneruskan bantuan ke Venezuela.

Brazil telah bergabung dengan AS serta sebagian besar negara di Amerika Latin dan Eropa yang mengakui Guaido sebagai pemimpin sementara yang sah di Venezuela. Mereka berargumen bahwa Maduro terpilih kembali dalam pemungutan suara yang penuh kecurangan pada Mei 2018.

Baca juga: Turki katakan negara-negara pendukung Guaido picu krisis Venezuela
Baca juga: Wapres AS akan ikuti aksi mendukung Guaido di Miami

Maduro membantah Venezuela berada dalam krisis, dengan menyatakan apa yang terjadi saat ini merupakan bagian dari persekongkolan yang diarahkan AS untuk memengaruhi dan menggulingkan pemerintahannya.

Enam pemimpin komunitas Pemon yang tinggal di kotapraja “Gran Sabana” (atau Savana Besar), yang berbatasan dengan Brazil, mengatakan kepada Reuters bahwa kebutuhan mendesak suku asli tersebut harus mengalahkan politisasi bantuan kemanusiaan.

Gran Sabana, yang berada di bagian selatan negara bagian Bolivar, adalah satu-satunya perlintasan antara Venezuela dan Brazil.

“Kami secara fisik siap – tanpa senjata – dan bersedia membuka perbatasan untuk menerima bantuan kemanusiaan,” kata Walikota Gran Sabana, Emilio Gonzalez, kepada Reuters. “Garda nasional atau pemerintah tak bisa menghentikan ini.”

Komunitas-komunitas penduduk asli merasa bangga dengan tingkat otonomi yang lebih besar daripada yang lain di Venezuela.

Gubernur Bolivar dan panglima militer untuk kawasan Guayana, yang mencakup negara bagian Bolivar dan Amazonas, belum memberi komentar.

“Kami suku asli Gran Sabana dan kami tidak mengizinkan sejumlah jenderal dari luar memutuskan bagi kami,” ujar Jorge Perez, anggota dewan kawasan itu untuk komunitas-komunitas suku asli. “Kami adalah pihak berwenang yang sah.”

Perez mengatakan ia melakukan kunjungan harian ke rumah sakit lokal. Ri sana, para pasien dan dokter putus asa karena kekurangan obat-obatan.

“Untuk keadaan darurat, kami membawa mereka ke Brazil – ini memalukan; rumah sakit Boa Vista penuh dengan para pasien Venezuela,” tambah dia.

Boa Vista, ibu kota negara bagian Roraima, yang terletak di perbatasan Brazil dan Venezuela, telah menerima puluhan ribu warga Venezuela yang menghindari pergolakan dalam beberapa tahun belakangan ini.

Baca juga: PBB: Hampir 5.000 orang tinggalkan Venezuela setiap hari
Baca juga: Venezuela selidiki Guaido, larang bepergian, bekukan aset

Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Trump: Pembicaraan Korea Utara produktif, pertemuan puncak akan berlangsung di Hanoi

Washington (ANTARA News) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat, para diplomat AS mengadakan “pertemuan yang sangat produktif” dengan para pejabat Korea Utara dan ia mengumumkan pertemuan puncaknya akhir bulan ini dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan diadakan di Hanoi, ibu kota Vietnam.

“Wakil-wakil saya baru saja meninggalkan Korea Utara setelah mengadakan pertemuan yang sangat produktif dan menyepakati waktu dan tanggal bagi pertemuan puncak kedua dengan Kim Jong Un. Pertemuan itu akan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 27 dan 28 Februari,” kata Trump di Twitter.

“Saya ingin sekali bertemu Ketua Kim & memajukan perdamaian!” kata dia, demikian Reuters melaporkan.

Awal pekan ini, Trump mengumumkan tanggal pertemuan puncak kedua dengan Kim dan mengatakan pertemuan itu akan diadakan di Vietnam, tetapi kotanya belum diungkapkan.

Baca juga: Diktaktor menjadi negosiator, pencitraan Kim Jong Un setahun terakhir

Stephen Biegun, wakil khusus AS untuk Korea Utara, mengadakan pembicaraan tiga hari di Pyongyang untuk mempersiapkan pertemuan puncak tersebut, kata Departemen Luar Negeri AS pada Jumat.

Dikatakan, Biegun telah menyepakati dengan mitra sejawatnya Kim Hyok Choi untuk bertemu lagi menjelang pertemuan puncak itu.

Dalam pembicaraan mereka di Pyongyang sejak Rabu hingga Jumat, Biegun dan Kim Hyon Chol “membahas kemajuan komitmen-komitmen yang Presiden Trump dan Ketua Kim capai di Singapura pada Juni lalu mengenai penghapusan senjata nuklir (denuklirisasi) penuh, transformasi hubungan AS-DPRK, dan membangun perdamaian lestari di Semenanjung Korea,” kata Deplu AS.

Baca juga: Kesempatan kedua bagi Trump-Kim raih momentum perundingan denuklirisasi

Pernyataanya, yang merujuk kepada Korea Utara yang nama resminya Democratic People`s Republic of Korea, tidak memberikan indikasi kemajuan dalam pembicaraan tersebut.

Redaktur: Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Brazil evakuasi 500 warga dari kawasan pertambangan

Sao Paulo (Antara/Reuters) – Pihak berwenang Brazil memerintahkan Vale SA untuk mengevakuasi sekitar 500 orang dari kawasan di Tambang Gongo Soco miliknya di Negara Bagian Minas Gerais pada Jumat (8/2) sebagai langkah pencegahan, menurut perusahaan pertambangan itu.

Pada 25 Januari, satu bendungan di tambang yang dioperasikan Vale roboh di Kota Brumadinho di negara bagian yang sama, menewaskan sekitar 300 orang dalam bencana tambang paling mematikan di Brazil.

Dalam perkembangan terpisah pada Jumat, warga dari satu kota dekat bendungan lain di negara bagian Minas Gerais, yang dioperasikan oleh Arcelor Mittal, juga dievakuasi, kata para pemadam kebakaran tetapi tidak memberi rincian atau mengatakan mengapa bendungan tersebut berisiko.

Vale mengatakan dalam satu pernyataan bahwa badan pertambangan Brazil memerintahkan evakuasi tersebut di bendungan Gongo Soco setelah perusahaan konsultan Walm menyatakan sertifikat yang menjamin kondisi stabilitas belum dikeluarkan untuk bendungan itu.

Dikatakan, pihaknya telah mengintensifkan pemeriksaan di kawasan tersebut dengan memasang alat untuk mendeteksi getaran-getaran dan mengundang sejumlah konsultan internasional untuk menilai situasi.

Sebagai langkah keamanan, 500 warga Kota Baro dos Cocais, tempat bendungan itu berada, dipindahkan ke sebuah sarana olahraga terdekat, kata kotapraja itu di halaman Facebooknya.

Juga pada Jumat, pihak berwenang menutup terminal pelabuhan yang dioperasikan Vale di Vitoria, di Negara Bagian Espirito Santo, di bagian tenggara Brazil, karena terkait polusi.

Baca juga: Seorang remaja selamat setelah dua hari tertimbun reruntuhan rumah susun di Istanbul

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sakit infeksi paru-paru, Presiden Brazil katakan dirinya baik-baik saja

Sao Paulo (Antara/Reuters) – Presiden Brazil Jair Bolsonaro menderita infeksi paru-paru setelah mengalami demam selama dirawat di rumah sakit.

Namun sebuah cuitan di Twitter milik pemimpin sayap kanan tersebut pada Kamis (7/2) menyatakan bahwa dia “baik-baik” saja.

Bolsonaro pada 28 Januari menjalani operasi untuk mengangkat kantong kolostomi dan menyambungkan kembali ususnya pascainsiden penikaman saat melakukan kampanye menjelang pemilu presiden Brazil tahun lalu.

Awalnya dia diperkirakan berada di rumah sakit selama 10 hari namun pekan ini juru bicaranya mengatakan presiden akan tetap di rawat di rumah sakit setidaknya hingga 11 Februari lantaran demam dan komplikasi yang lain.

Cuitan di profile Twitter milik Bolsonaro mengatakan, “Hati-hati jangan menjadi sensasi. Kami sangat santai, baik-baik saja dan tetap stabil.”

Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo pada Kamis mengatakan dalam satu pernyataan bahwa dokter yang menangani telah menyesuaikan dosis antibiotik untuk presiden setelah dia mengalami demam pada Rabu malam.

Presiden tersebut dirawat di ruang semi-intensif, menurut juru bicaranya Otavio Rego Barros saat konferensi pers. Dia menuturkan presiden itu pada Rabu mengalami demam hingga 38 derajat celcius dan menderita infeksi paru-pau yang disebabkan oleh bakteri.

Jika presiden tidak dapat menjalankan tugasnya, maka Wakil Presiden Hamilton Mourao, seorang pensiunan jenderal yang berselisih dengan Bolsonaro atas sejumlah isu, akan mengambil alih tugas tersebut.

Penyunting Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wamenlu Meksiko sebut fleksibilitas sebagai keunggulan MIKTA

Yogyakarta (ANTARA News) – Wakil Menteri Luar Negeri Meksiko Julian Ventura Valero menyebut sifat fleksibel dan informal MIKTA sebagai keunggulan forum kerja sama tersebut.

Kelompok yang beranggotakan Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia dinilai telah melampaui harapannya karena kelima anggotanya memiliki keleluasaan untuk menentukan agenda prioritas dan bicara mengenai hal-hal yang dianggap penting pada waktu tertentu.

“Nilai dan keunikan MIKTA adalah kemampuan untuk beradaptasi dan memodifikasi prioritas seiring kami melangkah maju,” kata Julian kepada ANTARA usai Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri MIKTA ke-14 di Yogyakarta, Kamis (7/2).

Sebagai ketua MIKTA untuk 2019, Meksiko memilih tema “Pembangunan Sosial, Pemerintahan Global, dan Masa Depan yang Berkelanjutan”. Meksiko ingin MIKTA dapat lebih memberikan dampak konkret sesuai kebutuhan masyarakat.

“Agenda yang kami kembangkan masuk ke jantung kebutuhan masyarakat, yaitu pembangunan, inklusivitas, kemakmuran. Dan dalam hal tata kelola, bagaimana kita bisa mengusulkan strategi baru dan ide-ide baru untuk membantu mereka di tingkat nasional,” ujar Julian.

MIKTA dibentuk pada 2013 di sela Sidang Umum PBB di New York sebagai forum kerja sama konsultatif untuk membahas berbagai isu strategis global dan kawasan. 

Kemitraan ini juga bertujuan mendukung pemerintahan global yang efektif.

Kelima negara anggota MIKTA adalah negara anggota kelompok ekonomi G20 dengan PDB relatif serupa dan sama-sama bertujuan untuk memastikan sistem tata kelola global bermanfaat untuk semua negara. 

Baca juga: Meksiko fokus pada kesejahteraan sosial sebagai ketua MIKTA 2019

Menurut Julian, Meksiko telah mendapatkan manfaat nyata melalui dialog dan tukar-menukar pandangan atau pengalaman dalam penanganan sebuah isu, salah satunya dari Indonesia.

Pengalaman Indonesia dalam memajukan ekonomi inklusif serta pencegahan dan pengurangan risiko bencana, adalah beberapa hal yang dapat dicontoh oleh Meksiko, yang memiliki permasalahan serupa.

“Ini menunjukkan bahwa kondisi geografis yang jauh dan tingkat pembangunan yang berbeda-beda tidak menjadi penghalang kami untuk dapat memperoleh manfaat dari bertukar pengalaman dengan melihat strategi dan pengalaman negara lain yang sangat positif,” tutur Julian.

Meskipun demikian, Julian menegaskan bahwa pemerintah Meksiko, seperti juga empat negara anggota lainnya, tidak berniat menjadikan MIKTA sebagai kerja sama formal.

“Saya pikir kelima negara anggota selalu menginginkan sesuatu yang bukan bersifat formal, yang biasanya memiliki mekanisme dan prosedur yang sangat spesifik dalam agenda yang sangat kaku. Karena kekakuan membawa kebuntuan, padahal saya pikir sangat penting untuk kita menjadi kreatif. Itu tujuan utama kami,” kata Julian.

Baca juga: Indonesia berupaya “membumikan” MIKTA

Baca juga: Pertemuan MIKTA ke-14 bahas penanganan isu global

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

AS akan beli sistem senjata Iron Dome dari Israel

Washington (ANTARA News) – Militer Amerika Serikat pada Rabu (6/2) mengumumkan rencana untuk menggunakan sistem senjata pertahanan udara yang dikembangkan oleh Israel.

Sistem tersebut, Iron Dome, dimaksudkan untuk mengisi keperluan jangka pendek bagi program Kemampuan Perlindungan Tembakan Tak Langsung (IFPC), yang dirancang oleh AS untuk mempertahankan diri dari serangan roket, rudal jelajah dan pesawat tanpa awak.

Sistem tersebut akan dikirim ke daerah tempat tentara AS dikerahkan dan bukan digunakan sebagai perlindungan buat wilayah Amerika.

“Iron Dome akan dinilai dan diujicobakan sebagai sistem yang saat ini tersedia untuk melindungi anggota dinas militer AS, yang dikerahkan, dari banyak ancaman tembakan tak langsung dan ancaman udara,” kata Kol. Patrick R. Seiber di dalam satu pernyataan, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis.

Sistem senjata itu pertama kali dikembangkan oleh perusahaan teknologi pertahanan Israel, Rafael, dan telah digunakan oleh militer Israel selama bertahun-tahun.

Menurut perusahaan pertahanan utama AS, Raytheon, 10 baterai Iron Dome digunakan oleh Israel. Masing-masing baterai memiliki jangkauan 60 mil persegi.

“Meskipun Iron Dome telah dioperasikan oleh Angkatan Udara Israel sejak 2011 dan terbukti efektif dalam pertempuran, mesti diperhatikan bahwa Militer AS akan menilai bermacam pilihan bagi penyelesaian IFPC jangka panjangnya,” tambah Reiber.

Baca juga: Sistem persenjataan AS rentan terkena serangan cyber
Baca juga: Menlu Iran: senjata AS ubah Timur Tengah jadi “tong mesiu”

Penyunting: Chaidar Abdullah
 

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korban tewas karena bendungan ambruk di Brazil mencapai 142 orang

Rio De Janeiro (ANTARA News) – Jumlah korban tewas karena bendungan ambruk di Brumadinho, di Negara Bagian Minas Gerais, Brazil, mencapai 142 orang pada Selasa (5/2), kata pihak berwenang setempat.

Sebanyak 122 dari 142 korban yang meninggal itu sudah diketahui jati dirinya.

Secara keseluruhan, 194 orang masih hilang. Mereka terdiri dari penduduk lingkungan setempat dan karyawan perusahaan Vale, demikian kantor berita Xinhua melaporkan.

Tim-tim penyelamat sedang menjalankan upaya mereka di beberapa daerah untuk menemukan lebih banyak jenazah.

Sekitar 400 orang terlibat dalam upaya penyelamatan. Setengah dari jumlah itu adalah para petugas pemadam kebakaran dari Minas Gerais dan setengahnya lagi tediri dari petugas Pasukan Keamanan Umum Nasional, pemadam kebakaran dari berbagai negara bagian serta sukarelawan.

Baca juga: 34 tewas, ratusan hilang setelah bendungan roboh di Brazil

Sebelumnya pada Selasa, lima insinyur dan manajer, yang ditahan karena dianggap bertanggung jawab terkait ambruknya bendungan, mendapatkan `habeas corpus` (surat perintah untuk dihadapkan ke pengadilan) dari pengadilan Brazil dan telah dibebaskan.

Kelima orang itu, yang tiga di antaranya adalah karyawan Vale dan dua lainnya merupakan pegawai kontrak, sebelumnya ditahan terkait keselamatan bendungan atau dianggap bertanggung jawab dalam mendapatkan izin.

Limbah pertambangan yang berhamburan dari bendungan ambruk tersebut terus mengalir ke Sungai Paraopeba. Para pakar mengatakan sungai itu jadi mati, seperti yang juga terjadi pada Sungai Doce ketika insiden serupa muncul di Mariana, juga di Negara Bagian Minas Gerais, pada akhir 2015.

Beberapa kota di sekitar sungai menghadapi masalah karena sungai tersebut tidak mungkin digunakan sebagai sumber untuk mendapatkan air bersih. Sejumlah kota telah menyatakan status darurat atau status bencana.

Sebagai tambahan, sebuah hasil penelitian yang diumumkan pada Selasa oleh Yayasan Oswaldo Cruz, yaitu lembaga kajian epidemiologi dan keamanan masyarakat Brazil, memperkirakan bahwa kota-kota di sekitar Sungai Paraopeba kemungkinan akan menghadapi wabah penyakit-penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam kuning atau demam berdarah. Keadaan yang sama terjadi saat insiden Mariana.

Redaktur: Tia Mutiasari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trump harapkan negosiasi politik dengan Afghanistan segera selesai

Washington, (ANTARA news) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (5/2) mengatakan pemerintahannya telah mempercepat negosiasi untuk mencapai penyelesaian politik dengan sejumlah kelompok di Afghanistan, termasuk Taliban.

Trump juga mengatakan bila langkah mereka mengalami kemajuan, pihaknya akan mengurangi keberadaan pasukan AS di negara itu.

“Saat kita membuat kemajuan dalam negosiasi, kita akan mengurangi kehadiran pasukan kita dan berfokus pada penanggulangan terorisme. Dan kita hanya akan memusatkan upaya pada penanggulangan terorisme,” kata Trump dalam pidato tahunan State of the Union di Kongres.

Trump tidak merinci waktu rencana penarikan 14.000 pasukan AS dari Afghanistan. Pada 2001, pasukan AS menumbangkan para pempimpin garis keras Taliban karena menampung para gerilyawan Al Qaida yang bertanggung jawab atas serangan 11 September.

“Kita tidak tahu kapan kita akan mencapai kesepakatan – namun kita tahu bahwa setelah dua dekade berperang, kini saatnya untuk mencoba berdamai,” kata Trump.

Dalam kampanye pemilu presiden pada 2016, Trump mengatakan bahwa dia ingin lebih memusatkan perhatian pada masalah-masalah di dalam negeri dibandingkan konflik luar negeri.

“Bangsa yang besar tidak berperang terus-menerus,” kata Trump sebagaimana ditulis Reuters.

Meskipun demikian, rencana penarikan pasukan AS dari Suriah baru-baru ini telah membuat para sekutu dan mantan pejabat AS cemas. Mereka khawatir bahwa ISIS masih menjadi ancaman.

 Penyunting I Wayan Yoga/Tia Mutiasari

 Baca juga: Putaran baru perundingan perdamaian Afghanistan dijadwalkan 25 Februari
 

Pewarta:
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trump harapkan negosiasi penyelesaian politik Afghanistan segera selesai

Washington, (ANTARA news) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (5/2) mengatakan pemerintahannya telah mempercepat negosiasi untuk mencapai penyelesaian politik dengan sejumlah kelompok di Afghanistan, termasuk Taliban.

Trump juga mengatakan bila langkah mereka mengalami kemajuan, pihaknya akan mengurangi keberadaan pasukan AS di negara itu.

“Saat kita membuat kemajuan dalam negosiasi, kita akan mengurangi kehadiran pasukan kita dan berfokus pada penanggulangan terorisme. Dan kita hanya akan memusatkan upaya pada penanggulangan terorisme,” kata Trump dalam pidato tahunan State of the Union di Kongres.

Trump tidak merinci waktu rencana penarikan 14.000 pasukan AS dari Afghanistan. Pada 2001, pasukan AS menumbangkan para pempimpin garis keras Taliban karena menampung para gerilyawan Al Qaida yang bertanggung jawab atas serangan 11 September.

“Kita tidak tahu kapan kita akan mencapai kesepakatan – namun kita tahu bahwa setelah dua dekade berperang, kini saatnya untuk mencoba berdamai,” kata Trump.

Dalam kampanye pemilu presiden pada 2016, Trump mengatakan bahwa dia ingin lebih memusatkan perhatian pada masalah-masalah di dalam negeri dibandingkan konflik luar negeri.

“Bangsa yang besar tidak berperang terus-menerus,” kata Trump sebagaimana ditulis Reuters.

Meskipun demikian, rencana penarikan pasukan AS dari Suriah baru-baru ini telah membuat para sekutu dan mantan pejabat AS cemas. Mereka khawatir bahwa ISIS masih menjadi ancaman.

 Penyunting I Wayan Yoga/Tia Mutiasari

 Baca juga: Putaran baru perundingan perdamaian Afghanistan dijadwalkan 25 Februari
 

Pewarta:
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Brazil masih dirawat di ruang unit semi-intensif

Sao Paulo (ANTARA News) – Kondisi kesehatan Presiden Brazil Jair Bolsonaro telah membaik, tak lagi demam, tetapi ia masih dirawat di ruang semi-intensif unit dengan pembatasan besuk, kata juru bicaranya, Selasa (5/2).

Bolsonaro juga belum dijadwalkan untuk meninggalkan rumah sakit, kata Jubir.

Satu bulletin yang dikeluarkan para dokternya di Rumah Sakit Albert Einstein menyebutkan bahwa kondisi presiden Brazil itu telah membaik dalam 24 jam belakangan, tanpa ada rasa nyeri atau demam dan jumlah cairan yang keluar berkurang di tempat kantung kolostominya dilepas.

Presiden Bolsonaro diberitakan akan menjalani operasi pada Senin pagi (28/1) untuk pengangkatan saluran kolostomi dan penyambungan kembali ususnya.

Operasi tersebut merupakan prosedur penyesuaian setelah dia selamat dalam serangan penusukan yang mengancam nyawanya ketika kampanye pada September tahun lalu.

Para dokter menyarankan bahwa Bolsonaro, 63, beristirahat selama 48 jam setelah pembedahan, dan selama itu wakil presiden Hamilton Mourao akan menjadi pelaksana presiden, menurut pernyatan kantor kepresidenan.

Operasi bagi Bolsonaro, tokoh sayap kanan, dilaksanakan sementara negara itu mengalami bencana pertambangan yang cukup parah di negara bagian Minas Gerais, yaitu ambruknya bendungan limbah tambang bijih besi. Insiden itu membuat aliran lumpur melimpah serta menyebabkan sejumlah orang meninggal dan ratusan orang hilang.

Bolsonaro, yang menjadi presiden pada 1 Januari, masuk ke rumah sakit di Sao Paulo pada Minggu. Ia kemudian mengunggah video di Twitter, dalam keadaan mengenakan baju rumah sakit, menyampaikan ringkasan kegiatannya baru-baru ini, termasuk ketika terbang ke lokasi kecelakaan tambang di kota Brumadinho.

Dia mengatakan bahwa bencana tersebut “berdampak pada kita semua dan kita berdampingan bersama para keluarga korban.”

Upaya penyelamatan dipimpin pemerintah dan Bolsonaro membentuk dewan menteri untuk membantu penduduk setempat.

Baca juga: Presiden Brazil Bolsonaro jalani operasi, istirahat dua hari

Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mantan presiden Kosta Rika dituduh lakukan pelecehan seksual

San Jose (ANTARA News) – Seorang dokter telah melayangkan gugatan pidana pelecehan seksual terhadap peraih Nobel Perdamaian yang juga mantan presiden Kosta Rika Oscar Arias, lapor New York Times pada Selasa (5/2), tuduhan yang Arias bantah.

Penggugat mengatakan Arias telah melecehkannya di kediaman mantan presiden itu di Ibu Kota Kosta Rika, San Jose, pada 2014, menurut The New York Times dan sejumlah laporan media setempat.

Nama penggugat dimuat dalam laporan media. Reuters belum bisa menghubungi penggugat untuk meminta tanggapan.

“Saya tentu membantah tuduhan itu terhadap saya. Saya selalu menghormati perempuan,” kata Arias dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pengacaranya.

Arias (78) telah dua kali menjabat sebagai presiden Kosta Rika, yaitu pada 1986-1990 lalu pada 2006-2010. Dia meraih Nobel Perdamaian pada 1987.

Kejaksaan membenarkan bahwa perempuan itu mengajukan gugatan pada Senin siang namun mereka tidak memberikan keterangan lebih lanjut. The New York Times mengatakan pihaknya mendapat salinan berkas gugatan yang diajukan ke jaksa federal dari penggugat.

Penggugat merupakan aktivis antinuklir yang sering bertemu dengan Arias, yang sebelumnya mendukung upaya sang penggugat, lapor The New York Times.

The New York Times mengutip perkataan penggugat yang mengatakan dia terinspirasi gerakan “#metoo” yang menentang pelecehan seksual. Penggugat juga mengatakan dia mengambil langkah itu untuk melindungi para perempuan muda lainnya.

Penggugat, yang tidak menuntut ganti rugi materi, menuduh Arias meraba payudaranya dan memasukkan tangannya ke dalam pakainnya, lapor The New York Times dan media setempat.

Baca juga: Presiden Kosta Rika Sembuh Dari Flu Babi

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Senat AS loloskan RUU pro-Israel dan cegah penarikan pasukan

Washington (ANTARA News) – Senat Amerika Serikat (AS) meloloskan rancangan undang-undang (RUU) kebijakan Timur Tengah pada Selasa (5/2) yang meliputi langkah untuk menghukum pelaku usaha yang terlibat dalam pemboikotan terhadap Israel.

RUU itu juga memasukkan amandemen yang menentang rencana Presiden Donald Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah secara mendadak.

Senat mendukung Undang-Undang Penguatan Keamanan Amerika di Timur Tengah dengan suara 77 mendukung berbanding 23 menolak pada Selasa, beberapa jam sebelum Trump menyampaikan pidato tahunan State of the Union yang membahas kebijakannya untuk tahun ini.

Trump diperkirakan akan merinci kebijakan luar negerinya dalam pidato di hadapan sesi gabungan Kongres, termasuk mengumumkan kekalahan kelompok gerilyawan ISIS.

Banyak anggota Kongres, termasuk rekan sesama kader Partai Republik, dengan tegas menolak rencana yang dimumkan Trump pada Desember lalu untuk menarik 2.000 pasukan AS dari Suriah. Saat itu, Trump beralasan bahwa ISIS sudah tidak lagi menimbulkan ancaman.

Ketua Fraksi Republik di Senat Mitch McConnell, yang jarang berseberangan dengan Trump, memperkenalkan amandemen tidak mengikat yang diloloskan pada Selasa.

Amandemen itu mengakui kemajuan perang terhadap ISIS dan Al Qaida di Suriah dan Afghanistan namun memperingatkan bahwa “penarikan yang tergesa-gesa” bisa mendestabilisasi kawasan serta menciptakan kekosongan yang bisa diisi oleh Iran dan Rusia.

Baca juga: Trump mulai tarik tentara AS dari Suriah

Amandemen itu meminta pemerintah Trump menjamin kondisi setelah “kekalahan telak” dua kelompok itu sebelum penarikan besar dari Suriah atau Afghanistan ditetapkan.

Amandemen itu juga memasukkan ketentuan yang didukung, baik oleh senator Republik maupun Demokrat, untuk menerapkan sanksi baru terhadap Suriah serta menjamin bantuan keamanan bagi Israel dan Jordania. Langkah itu dianggap sebagai upaya untuk meredakan kekhawatiran sekutu AS mengenai perubahan kebijakan AS, termasuk rencana Trump di Suriah.

Agar bisa menjadi UU, RUU itu harus lolos di DPR, yang dikuasai Partai Demokrat, tempat rancangan itu kemungkinan tidak akan mengalami perubahan besar karena kekhawatiran mengenai ketentuan terhadap gerakan “Boikot, Tinggalkan, dan Jatuhkan Sanksi” yang menargetkan tindakan Israel terhadap warga Palestina.

Para penentang ketentuan itu beralasan bahwa partisipasi warga AS dalam aksi boikot tersebut dilindungi oleh konstitusi dan hak menyampaikan pendapat.

Baca juga: AS-Rusia bergandengan tangan jamin keamanan Israel
Baca juga: AS rencanakan dukungan besar militer buat Israel

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mundurnya AS dari perjanjian nuklir bukan sinyal Perang Dingin baru

Moskow (ANTARA News) – Mundurnya Amerika Serikat dari Traktat Rudal Nuklir Jangka Menengah (Intermediate-range Nuclear Forces (INF) Treaty) tidak akan menjadi sinyal dimulainya Perang Dingin baru, menurut Kantor Berita RIA yang mengutip Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Senin.

“Saya rasa kita tidak membicarakan tentang perkembangan Perang Dingin,” kata Lavrov. “Era baru telah dimulai.”

Rusia menangguhkan perjanjian senjata nuklir era Perang Dingin pada Sabtu setelah Amerika Serikat mengumumkan akan menarik diri dari pakta pengendalian senjata, dengan menuduh Moskow melakukan sejumlah pelanggaran.

Washington mengatakan akan menarik diri sepenuhnya dari INF dalam periode enam bulan kecuali jika Moskow mengakhiri apa yang disebutnya sebagai pelanggaran terhadap perjanjian kontrol senjata.

Baca juga: Rusia bantah tuduhan Amerika soal pelanggaran Traktat Rudal Nuklir Jangka Menengah
Baca juga: AS beri Rusia ultimatum 60 hari untuk patuhi Perjanjian Nuklir

Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemberontak Kolombia ELN bebaskan tiga awak helikopter

Bogota (ANTARA News) – Pemberontak Kolombia Tentara Pembebasan Nasional (ELN) membebaskan tiga awak helikopter sipil yang ditangkap lebih dari tiga pekan lalu, kata komisioner tinggi perdamaian negara itu pada Minggu (3/2).

Ketiga awak itu –Maxwell Joya, Carlos Quiceno, dan Julio Diaz– disandera oleh ELN pada 11 Januari di wilayah Hacari di Provinsi Norte de Santander.

Mereka tampak sehat, kata komisioner dalam sebuah pernyataan.

Pemberontak itu bulan lalu mengatakan mereka telah membakar helikopter tersebut dan mengambil uang tunai sebesar 550.000 dolar AS (sekitar Rp7,68 miliar) yang ditemukan di dalamnya.

Media setempat melaporkan bahwa helikopter itu disewa untuk mengangkut uang tersebut.

Presiden Ivan Duque sebelumnya mengaktifkan pemberitahuan merah Interpol, setara dengan perintah penangkapan internasional terhadap para pemimpin ELN setelah sebuah bom mobil yang diklaim kelompok itu meledak di Bogota pada Januari lalu. Pengeboman itu menewaskan 21 taruna polisi.

Beberapa komandan tinggi kelompok itu berada di Kuba untuk berpartisipasi dalam pembicaraan yang telah lama terhenti dengan pemerintah dan untuk mengakhiri pertempuran lima dasawarsa.

Para petinggi pemberontak di Kuba mengatakan mereka tidak akan pergi kecuali jika Duque mematuhi syarat kesepakatan yang disetujui pendahulunya untuk memperbolehkan mereka kembali ke negara mereka jika pembicaraan mengalami kebuntuan.

Meski ELN dalam sebuah pernyataan mengaku bertanggung jawab atas pemboman di Bogota dan menyebut aksinya sah sebagai tindakan perang, para perundingnya mengatakan mereka tidak mengetahui serangan itu.

Kelompok pemberontak yang beranggotakan 2.000 gerilyawan dan didirikan pada 1964 itu dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (EU).

ELN diyakini masih menahan 14 sandera. Duque telah berulang kali mengatakan bahwa pembicaraan tidak akan dilanjutkan sampai semua sandera dibebaskan.

Kuba pernah menjadi tuan rumah negosiasi antara pemerintah dan kelompok pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC).

FARC pada 2017 dimobilisasi dan kini telah menjadi partai politik.

Baca juga: Operasi militer Kolombia tewaskan pemimpin pembangkang
Baca juga: Kolombia minta Kuba tangkap pemimpin ELN setelah serangan bom mobil

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pentagon kerahkan 3.750 tentara ke perbatasan Meksiko

Washington (ANTARA News) – Pentagon mengerahkan 3.750 tentara Amerika Serikat (AS) ke wilayah barat daya, yang berbatasan dengan Meksiko, selama tiga bulan untuk memberikan dukungan tambahan bagi petugas perbatasan, kata Departemen Pertahanan pada Minggu (3/2).

Pengerahan itu akan meningkatkan jumlah pasukan aktif yang mendukung personel Badan Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai di wilayah itu menjadi sekitar 4.350, kata Dephan. Pasukan tersebut akan dikerahkan selama 90 hari.

Pentagon awalnya menyetujui pengerahan besar pasukan aktif itu ke perbatasan Meksiko pada Oktober, sebelum pemilihan umum paruh waktu Kongres. Langkah itu disambut oleh para pendukung Presiden Donald Trump, termasuk rekan-rekannya sesama kader Partai Republik di Kongres.

Menurut pernyataan, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Patrick Shanahan menyetujui pengerahan tersebut pada 11 Januari lalu. Namun, Ketua Komisi Angkatan Bersenjata DPR AS Adam Smith pertama kali mengungkap rencana untuk mengirim lebih banyak pasukan pada Kamis.

Smith mengktirik para pejabat senior Pentagon karena tidak memberitahukan informasi itu saat rapat dengar pendapat dengan komisinya di Kongres dua hari sebelumnya.

Baca juga: Pentagon perpanjang misi di perbatasan Meksiko hingga September 
Baca juga: Migran Amerika Tengah protes penutupan tempat penampungan Tijuana

Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/ Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

El Salvador pilih presiden baru, tokoh antikorupsi jadi favorit

San Salvador (ANTARA News) – Warga Salvador menuju tempat pemungutan suara putaran pertama untuk memilih presiden baru pada Minggu (3/2), dan seorang mantan juru kampanye antikorupsi diperkirakan menang guna mengakhiri sistem dua-partai yang telah berjalan puluhan tahun.

Nayib Bukele (37) menggunakan modal perasaan antikemapanan untuk meraup suara pemilih di seluruh wilayah sementara rakyat sedang mencari pilihan lain di luar partai-partai yang sudah ada.

Sejak berakhirnya perang saudara pada 1992, El Salvador diperintah hanya dua partai. Partai yang berkuasa adalah dari sayap-kiri Front Pembebasan Nasional Farabundo Marti (FMLN) dan pesaingnya partai konservatif Aliansi Nasionalis Republik(ARENA).

Meskipun dia menggambarkan diri sendiri sebagai orang kiri, yang didepak dari FMLN, Bukele membentuk partai koalisi termasuk dari sayap-kanan yang secara keseluruhan memiliki 11 kursi legislatif.

“Kedua kelompok yang menciptakan perang masih ingin memimpin, dan lebih-lebih lagi mereka korup,” kata Bukele kepada para wartawan setelah pemilihan di ibu kota.

Para pendukungnya yang mengenakan kaos berwarna biru terang, mengelilinginya dan menyerukan “Ya, kita bisa”.

Pemungutan suara ditutup pukul 17.00 waktu setempat, dan pengadilan pemilihan El Salvador diharapkan mengumumkan hasil awal pada pukul 18.00 waktu setempat.

Lembaga survei Mitosky pada jajak pendapat bulan Januari melihat Bukele mendapat dukungan 57 persen, sedangkan Gallup menyebutkan angka 42 persen, dan kedua lembaga itu memperlihatkan Carlos Calleja dari ARENA menduduki posisi kedua.

Apabila tidak ada calon yang memperoleh suara di atas 50 persen dalam pemungutan suara hari Minggu, dua kandidat akan mengikuti pemilu putaran kedua pada Maret.

Presiden mendatang bagi Salvador akan menghadapi kecaman dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai pemerintahan di Amerika Tengah, yang dikatakan tidak berbuat banyak untuk menghentikan arus migrasi ke AS.

Baca juga: Kafilah baru pengungsi El Salvador berangkat menuju AS

Dia juga harus bisa memberi serangan balasan ke Amerika mengenai pembukaan hubungan diplomatik dengan China baru-baru ini.

Menyangkut urusan dalam negeri, presiden baru harus mencoba mulai memperbaiki ekonomi, memerangi korupsi serta mengatasi kasus pembunuhan yang tercatat rata-rata tertinggi di dunia.

Sejumlah pemilih mengatakan kepada Reuters mereka ragu Bukele memiliki pengalaman memimpin, sedangkan yang lain berpendapat partai ketiga yang lain adalah opsi untuk perubahan yang dramatis.

Baca juga: Trump desak Meksiko halangi pendatang ilegal dari El Savador

Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A/Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Otoritas Atlanta sita enam ‘drone’ menjelang Super Bowl

Atlanta (ANTARA News) – Otoritas di Kota Atlanta, Amerika Serikat (AS), telah menyita enam pesawat nirawak (drone) yang melanggar larangan untuk tidak menerbangkan perangkat itu di sekitar kota menjelang laga liga sepak bola Amerika Super Bowl NFL, kata pejabat federal.

Penerbangan drone dilarang pada Sabtu (2/2) serta pada Minggu, dari pukul 10.00 sampai 17.30 (waktu setempat), sejauh satu mil bahari (sekitar 1,852 km) di sekitar Mercedes-Benz Stadium, kata Badan Penerbangan Federal (FAA). FAA juga melarang drone terbang dengan ketinggian hingga 100 kaki (305 meter).

FAA akan menetapkan larangan terbang sementara yang melarang drone terbang dengan radius 30 mil bahari (55,56 km) dari stadion itu dan ketinggian hingga 17.999 kaki (5.486,1 meter) dari pukul 17.30 hingga 23.59 (waktu setempat pada Minggu).

Laga Super Bowl LIII antara New England Patriots dan Los Angeles Rams dijadwalkan dimulai pada pukul 18.30 (waktu setempat).

Drone “adalah kekhawatiran terbesar,” kata Agen Khusus Penyelidik Kemanan Dalam Negeri Nick Annan. “Ada beberapa hal lain yang disiapkan untuk menangani drone,” katanya tanpa memberikan rincian.

FAA mengatakan operator-operator yang menerbangkan drone ke area terlarang di sekitar Mercedes Benz Stadium bisa menghadapi denda sipil senilai lebih dari 20.000 dolar AS (Sekitar Rp278,8 juta) serta dakwaan kriminal.

Pada Jumat, Biro Investigasi Federal (FBI) Atlanta mengatakan di Twitter resmi mereka bahwa pihaknya telah menyita enam drone saat persiapan pertandingan itu. FBI tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Penampakan drone sempat menimbulkan kekacauan di Gatwick, bandara tersibuk kedua di Inggris, pada Desember tahun lalu. Peristiwa itu menggangu rencana perjalanan puluhan ribu orang menjelang Natal.

Baca juga: Bandara Gatwick di London dibuka kembali setelah “drone” timbulkan kekacauan
Baca juga: Gladys Knight bawakan lagu kebangsaan di Super Bowl

Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Operasi militer Kolombia tewaskan pemimpin pembangkang

Bogota (ANTARA News) – Seorang pemimpin pemberontak Kolombia yang menolak demobilisasi, di bawah perjanjian perdamaian 2016 dengan pemerintah, tewas oleh pasukan keamanan pada Sabtu (2/2), kata Presiden Kolombia Ivan Duque.

Pemimpin pemberontak yang dikenal dengan nama Rodrigo Cadete tersebut merupakan petinggi sebuah faksi bekas pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang menolak mematuhi perjanjian perdamaian.

“Hari ini dalam operasi mulus, penjahat yang dikenal sebagai Rodrigo Cadete, salah satu tokoh terorisme yang paling ditakuti di negara kita, sudah dilumpuhkan,” kata Duque dalam sebuah acara di Kota Manizales.

Menteri Pertahanan Guillermo Botero di acara itu juga mengatakan Cadete telah menyatukan para pembangkang dalam sebuah kelompok baru. Botero menambahkan sembilan gerilyawan tewas dan beberapa telah ditahan.

Kelompok-kelompok pembangkang itu diperkirakan memiliki 1.800 gerilyawan yang tersebar di sekitar 30 organisasi kriminal.

Sekitar 13.000 anggota FARC, termasuk 6.000 gerilyawan, didemobilisasi di bawah perjanjian perdamaian. Kelompok itu kini menjadi sebuah partai politik, dengan jaminan 10 kursi di Kongres hingga 2026.

FARC telah memerangi pemerintah selama lebih dari lima dasawarsa. Konflik itu telah merenggut lebih dari 260.000 jiwa.

Baca juga: Indonesia dorong DK PBB dukung proses perdamaian Kolombia
Baca juga: Pemberontak Kolombia serahkan ribuan senjata

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pawai terbuka diselenggarakan di Venezuela pada hari revolusi

Karakas, Venezuela, (ANTARA News) – Demonstrasi berlanjut di ibu kota Venezuela pada Sabtu (2/2), saat pertemuan terbuka propemerintah digelar pada peringatan ke-20 Revolusi Bolivaria di negeri itu, yang dipimpin oleh mantan presiden Hugo Chavez.

Ribuan warga Venezuela bersama dengan banyak anggota serika pekerja propemerintah, organisasi politik dan milisi sipil menghadiri pertemuan terbuka tersebut, yang diselenggarakan oleh Partai Sosial Bersatu Venezuela (PSUV), yang dipimpin oleh Presiden Nicholas Maduro, di Karakas. Aksi massal itu berlangsung di tengah salah satu krisis politik paling dalam sepanjang sejarah Venezuela.

Secara terpisah, pemrotes Pemerintah Maduro juga kembali turun ke jalan, demikian dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Sementara itu Juan Guaido, yang mengumumkan diri sebagai presiden sementara, menyatakan bantuan kemanusiaan masa depan akan datang ke negeri tersebut.

“Hari ini, ada koalisi internasional yang mendukung kebebasan dan bantuan kemanusiaan di Venezuela,” kata Guaido dalam demonstrasi untuk menentang Pemerintah Maduro.

Ia menambahkan bantuan itu akan dibawa melalui Kota Cucuta di perbatasan negeri tersebut dengan Kolombia serta satu titik di Brazil dan di satu pulau di Karibia.

Saat menggarisbawahi bahwa bantuan akan lebih dulu tersedia buat mereka yang paling memerlukan, Guaido menegaskan kehidupan 250.000-300.000 warga negara Venezuela terancam.

Pada Jumat (1/2), Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengumumkan di Twitter rencana untuk mengirim “obat, pasokan operasi, dan asupan bergizi” buat Venezuela setelah Guaido mengajukan permintaan.

Guaido, Presiden Majelis Nasional Venezuela, menyerukan protes baru pada Sabtu untuk menuntut Maduro meletakkan jabatan, setelah satu pekan protes massa beelangsung secara sporadis.

Babak demonstrasi paling akhir terjadi pada Rabu (30/1).

Baca juga: PBB prihatin dengan sanksi AS terhadap Venezuela
Baca juga: PBB: Hampir 5.000 orang tinggalkan Venezuela setiap hari

AS, Kanada dan kebanyakan negara Amerika Latin telah mengakui Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela, tapi Maduro sejauh ini menolak seruan agar meletakkan jabatan.

Maduro telah menuduh AS mendalangi kudeta terhadap pemerintahnya tapi mengatakan ia terbuka untuk berdialog dengan oposisi.

Rusia dan China menentang seruan AS untuk mendukung Guaido, dan mengutuk setiap campur tangan internasional dalam urusan dalam negeri Venezuela. Turki dan Iran juga telah memberi dukungan mereka buat Maduro.

AS telah memimpin upaya internasional untuk melakukan tekanan ekonomi dan diplomatik atas Maduro, termasuk sanksi pada Senin terhadap perusahaan minyak milik negara di Venezuela dan satu perusahaan patungan dengan timpalannya, Nikaragua.

Baca juga: Venezuela selidiki Guaido, larang bepergian, bekukan aset

Redaktur: Tia Mutiasari 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Muslimah New York peringati hari hijab dunia

Washington, (ANTARA News) – Sekelompok Muslimah menginjakkan kaki di Balai Kota New York pada Jumat (1/2) untuk memperingati Hari Hijab Dunia, kegiatan di seluruh dunia untuk membantu menyebarkan kesadaran mengenai hijab dan Islam.

Hari Hijab Dunia, kegiatan yang dimulai pada 2013, dan pada 2017, menjadi organisasi nir-laba dengan misi memerangi diskriminasi terhadap Muslimah melalui peningkatan kesadaran dan pendidikan, kata laman resminya.

Organisasi tersebut menetapkan setiap 1 Februari sebagai hari untuk meningkatkan kesadaran mengenai Muslimah yang memakai jilbab, yang seringkali menghadapi diskriminasi karena melakukan tindakan itu.

“Saya menghadapi banyak diskriminasi saat tumbuh-besar,” kata Nazma Khan, pendiri Hari Hijab Dunia.

“Pelecehan berlangsung selama bertahun-tahun. Saya tak ingin saudari saya yang lain menghadapi apa yang pernah saya hadapi,” tambah wanita pegiat itu.

Baca juga: Hari hijab dunia diperingati pada Jumat
Baca juga: Hari hijab dunia dorong perempuan untuk suarakan pilihan mereka

Nazma Khan, yang datang ke AS dari Bangladesh saat berusia 11 tahun, mengatakan ia menghadapi masa yang sangat sulit di sekolah karena menjadi anak perempuan yang memakai hijab, dan itu sebabnya mengapa ia ingin membantu orang lain memahami mengapa ia memakainya.

Nazma memperingati hari saat ia menginjakkan kaki di Balai Kota bersama Muslimah lain yang memegang spanduk yang bertuliskan “Hijab adalah Martabat dan Kerendahan Hati Kami” dan “Hijab adalah pribadi saya”.

“Itu membawa kesadaran kepada banyak orang. Orang akan dididik mengenai hijab, dan diharapkan, dengan izin Tuhan, kami akan bisa mengurangi diskriminasi terhadap Muslimah yang memilih untuk memakai hijab,” kata Nazma, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu.

Menurut jejaring organisasi tersebut, perempuan di 190 negara ikut dalam peringatan tahunan Hari Hijab Dunia. Pada 2017, Negara Bagian New York mengakui hari peringatan itu dan Majelis Permusyawaratan Inggris menjadi tuan rumah kegiatan hari peringatan tersebut.

Tapi sekalipun kegiatannya telah berhasil, Nazma Khan menyatakan kebencian juga meningkat.

“Gila! Jumlah kebencian yang kami hadapi sangat besar. Kami tidak menghadapi ini lima tahun lalu, ini kebencian yang sangat besar. Sekarang, terutama selama dua tahun belakangan ini, kebencian telah makin tinggi,” katanya.

Menurut satu studi oleh New America Foundation tahun lalu, jumlah “kegiatan anti-Muslim” di AS telah meningkat selama empat tahun terakhir ini.

Redaktur: Maria D. Andriana 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PBB: Hampir 5.000 orang tinggalkan Venezuela setiap hari

PBB, New York (ANTARA News) – Hampir 5.000 orang meninggalkan Venezuela setiap hari, kata juru bicara Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR).

Dalam satu taklimat di Markas Besar PBB, New York, Joung-ah Ghedini-Williams, mengatakan rakyat Venezuela meninggalkan negeri mereka akibat “kondisi yang tidak stabil dan tidak menentu” di tengah krisis mengenai kepresidenan.

“Brazil, Kolombia, Ekuador dan Peru masih menjadi negara yang menerima jumlah paling banyak warga negara Venezuela,” kata Ghedini-Williams, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.

Data UNHCR memperlihatkan tiga juta orang Venezuela telah meninggalkan negeri tersebut sejak 2015.

Baca juga: Hakim Brazil perintahkan tutup perbatasan bagi pengungsi Venezuela

Pekan lalu, Juan Guaido, Ketua Majelis Nasional Venezuela –yang dipimpin oleh oposisi, mengumumkan diri sebagai presiden, tindakan yang segera didukung oleh Presiden AS Donald Trump, Kanada dan kebanyakan negara Amerika Latin.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan cepat bereaksi, dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington serta menuduh AS mendalangi kudeta terhadap pemerintahnya.

Venezuela telah diguncang protes sejak 10 Januari, ketika Maduro diambil sumpahnya untuk masa jabatan kedua.

Segera setelah demonstrasi dan kerusuhan meletus di Venezuela, sedikitnya 268 pemrotes telah ditangkap di seluruh negeri itu sejak 21 Januari.

Tujuh wartawan juga telah ditangkap di Venezuela setelah demonstrasi di Ibu Kota Venezuela, Karakas, demikian laporan media setempat pada Kamis (31/1).

Menurut kantor berita nasional Spanyol, EFE, seorang juru kamera Kolombia yang bekerja untuk kantor berita tersebut –yang pergi untuk meliput peristiwan itu di seluruh negeri itu– hilang pada Rabu pagi di ibu kota Venezuela.

Kantor berita tersebut menyatakan ia telah ditangkap oleh penguasa Venezuela bersama dengan dua rekannya –satu warga negara Spanyol dan satu Kolombia.

Gonzalo Dominguez Loeda dari Spanyol dan warga negara Kolombia, Mauren Barriga Vargas juga ditangkap di kantor EFE oleh Dinas Intelijen Bolivaria, SEBIN. Sementara itu, Leonardo Munoz ditangkap oleh Direktorat Kontra-Intelijen Militer, tambah laporan EFE.

Baca juga: Brazil khawatir arus pengungsi Venezuela

Saat mengomentari peristiwa itu, Menteri Luar Negeri Kolombia Carlos Holmes Trujillo mengatakan negaranya “menolak penahanan kedua wartawan dan juru foto kantor EFE tersebut secara sewenang-wenang”.

“Kami menuntut pembebasan segera dan dihormatinya nyawa mereka,” kata Trujillo di satu cuitan.

Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza membela pemerintah negerinya, dan mengatakan beberapa wartawan memasuki Venezuela tanpa izin kerja dan sebagian berusaha memasuki istana presiden tanpa akreditasi.

“Seperti di negara lain di dunia, wartawan tak bisa membuat akreditasi sendiri,” kata Arreaza di akun Twitter.

“Kantor berita dan media internasional mengetahui bahwa untuk menghindari ketidak-nyamanan yang tidak perlu, mereka harus menyelesaikan prosedur yang diperlukan di konsulat sebelum mereka melakukan perjalanan ke negeri ini,” ia menambahkan.

Serikat Pekerja Pers Nasional Venezuela (SNTP) mengumumkan dua wartawan Prancis juga ditangkap pada Rabu di dekat Istana Presiden Miraflores di Karakas, sementara dua wartawan Chile dideportasi.

Redaktur: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019