Pria bersenjata serahkan diri setelah membunuh lima korban di Florida

Florida (ANTARA News) – Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengabarkan tentang pembunuhan tersebut lalu akhirnya menyerahkan diri, kata pihak berwenang.

Penembakan terjadi di Bank SunTrust di kota Sebring, yang berpenduduk sekitar 10.000 jiwa dan terletak di sekitar 153 km sebelah selatan Orlando, pada kira kira pukul 12.30 siang waktu setempat, Kepala Kepolisian Sebring Karl Hoglund menyampaikan dalam jumpa pers.

Tersangka berusia 21 tahun yang disebut dengan nama Zephen Xaver, menelepon operator pada nomor 911 dan mengatakan bahwa dia telah menembak lima orang di dalam bank, kata pihak berwenang.

Pada saat polisi memasuki bank, laki-laki bersenjata itu membuat barikade sendiri tetapi kemudian menyerahkan diri, menurut unggahan Kepolisian Sebring di Facebook.

Polisi tidak memberikan penjelasan terperinci mengenai kemungkinan latar belakangnya.

“Hari ini merupakan hari yang menyedihkan bagi masyarakat kita,” ujar Hoglund.

“Ada cukup banyak yang kehilangan nyawa akibat ulah penjahat yang melakukan perbuatan tak berperasaan.”

Belum ada informasi yang dikeluarkan terkait para korban, yang semata-mata hanya warga yang sedang berada di dalam bank pada saat penembakan terjadi, kata polisi.

Seorang perempuan juru bicara dari bank, Sue Mallino, mengatakan “Kami bekerja sama erat dengan petugas dan berusaha menangani siapa saja yang terkena dampak di kantor cabang kami di Sebring, Florida.”

Seorang juru bicara dari lembaga pendidikan Stevens-Henager di Utah mengatakan Xaver adalah pelajar kelas daring untuk program September hingga Desember, yang kemudian mengundurkan diri.

Xaver pernah tinggal di Indiana barat laut, menurut laporan berita di Indiana dengan mengutip beberapa akun media sosial dengan nama yang sama.

Xaver dipekerjakan di Lembaga Pemasyarakatan Avon Park pada bulan November sebelum kemudian mengundurkan diri awal bulan ini, menurut laporan FloridaToday.com, yang mengutip pejabat pemerintah.

Avon Park belum menjawab permintaan untuk memberikan keterangan.

Baca juga: Dua wanita tewas akibat penembakan di sasana yoga Florida
Baca juga: Senat Florida tolak rencana persenjatai guru kelas

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019