Senat AS akan interogasi Boeing terkait 737 MAX 8 jatuh

Washington (ANTARA) – Suatu panel Senat Amerika Serikat berencana menggelar sidang pada 27 Maret soal keselamatan penerbangan setelah sejak Oktober 2018 dua pesawat Boeing 737 MAX 8 mengalami kecelakaan maut .

Panel itu juga akan menggelar sidang serupa dengan Boeing dan perusahaan-perusahaan lainnya, kata sejumlah pejabat pada Rabu (20/3).

Sidang dengar pendapat soal pengawasan pemerintah federal terhadap penerbangan komersial itu akan diselenggarakan oleh Komite Perdagangan Senat urusan penerbangan dan antariksa.

Sidang akan dihadiri oleh antara lain kepala penjabat Badan Penerbangan Federal AS (FAA) Dan Elwell, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Robert Sumwalt serta Inspektur Jenderal Departemen Transportasi Calvin Scovel, kata komite tersebut.

Kejaksaan federal sedang melakukan penyelidikan terhadap sertifikasi Boeing 3737 MAX, yang dikandangkan pekan lalu oleh pihak-pihak berwenang di seluruh dunia.

Panel yang dipimpin oleh Senator Ted Cruz, dari Partai Republik, mengatakan bahwa “setelah tragedi yang terjadi baru-baru ini di Ethiopia serta pelarangan penerbangan pesawat Boeing 737 MAX, sidang ini akan memeriksa tantangan-tantangan yang dihadapi menyangkut keselamatan penerbangan komersial, termasuk kekhawatiran soal apa pun yang menjadi sorotan setelah beberapa kecelakaan baru-baru ini.”

Sidang kedua soal keselamatan penerbangan direncanakan digelar “dalam waktu dekat guna mendengar (penjelasan, red) dari kalangan industri itu, termasuk Boeing, perusahaan pembuat pesawat, pilot maskapai penerbangan, serta pihak-pihak lainnya,” kata komite.

Boeing Co, perusahaan terbesar di dunia pembuat pesawat, semakin menghadapi hambatan untuk membuat armada 737 MAX dapat terbang kembali setelah larangan diberlakukan. Sementara itu, beberapa rincian muncul menyangkut kecelakaan pesawat jenis tersebut di Indonesia pada Oktober lalu, termasuk kemungkinan ada kesamaan dengan tragedi di Ethiopia pada 10 Maret.

Pada Selasa, Presiden Donald Trump mengatakan ia akan menunjuk Steve Erickson, yang adalah mantan petinggi Delta Airlines, untuk memimpin FAA.

Chesley “Sully” Sullenberger, pilot yang mendaratkan pesawat dengan selamat di Sungai Hudson di New York pada 2009, mengatakan dalam sebuah tajuk rencana pada Selasa (19/3) bahwa FAA memiliki hubungan yang “terlalu nyaman” dengan industri penerbangan.

Sumber: Reuters

Baca juga: Boeing tunda uji penerbangan manusia ke luar angkasa

Baca juga: Saham Boeing jatuh lagi, sertifikasi jet 737 MAX banyak dipertanyakan

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019